Berita

Gardu induk Sumut/RMOL

Bisnis

Tiga Gardu Induk Sumut Bakal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

SELASA, 09 APRIL 2019 | 23:08 WIB | LAPORAN:

Direktur Bisnis Regional Sumatera PT PLN Wiluyo Kusdwiharto memastikan bahwa percepatan yang dilakukan dalam pembangunan kelistrikan bisa menarik investor untuk datang dan memanfaatkan energi listrik yang tersedia.

Setelah terkoneksi dengan sistem 150 kV Sumatera Bagian Utara yang menjadi salah satu sumber suplai utama permintaan energi listrik di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, dia meyakini hal tersebut akan meningkatkan kehandalan suplai energi di Aceh.

"Sistem handal dan PLN bisa menghemat hingga Rp 265,5 miliar per tahun. Hal ini tidak lepas dari bantuan semua pihak, mulai dari warga, stakeholder dan Pemerintah Provinsi Aceh. Serta kerja keras dan cerdas teman-teman PLN," jelas Wiluyo dalam peresmian proyek kelistrikan di Takengon, Selasa (9/4).


Ada tiga unit gardu induk (GI) dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang diresmikan di Aceh, yakni GI 150 kV Takengon dan GI Extension 150 kV Bireuen, lalu SUTT 150 kV Takengon-Bireuen. Kemudian GI 150 kV Kutacane dan GI Extension 150 kV Berastagi dan SUTT 150 KV Berastagi-Kutacane. Kemudian GI 150 kV Subulusalam dan GI Extension 150 kV Sidikalang, dan SUTT Sidikalang-Subulusalam.

Ke depan, lanjut Wiluyo, GI dan SUTT Takengon-Bireuen dapat berfungsi sebagai evakuasi daya PLTA Peusangan satu dan dua berkapasitas 88 MW yang direncanakan COD pada 2021-2022.

Kehadiran PLTA Peusangan nantinya selain bisa memenuhi kebutuhan listrik tapi juga bisa menghemat biaya operasional PLN, khususnya di wilayah Aceh hingga Rp 26 miliar per tahun.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya