Berita

Sembako BUMN:Twitter Said Didu

Politik

BPN Ungkap 4 Fakta Perayaan HUT Kementerian BUMN Kampanye Terselubung

SELASA, 09 APRIL 2019 | 18:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, M. Said Didu membuka fakta bahwa Kementerian BUMN dan BUMN-BUMN diduga cawe-cawe pada Pilpres 2019. Yaitu untuk memenangkan Capres petahana Joko Widodo.

Said Didu menyebutkan, peringatan HUT Kementerian BUMN pada tahun ini kental dengan nuansa kampanye terselubung.

Demikian disampaikan mantan Sekretaris Kementerian BUMN ini lewat akun Twitter pribadinya ‏@saididu, Selasa (9/4).


Menurut Said Didu, ada empat fakta Kementerian BUMN melakukan kampanye terselubung. Puncak HUT sendiri akan diselenggarakan pada 13 April 2019.

Fakta pertama, perayaan HUT tahun ini pertama kali dilakukan besar-besaran. Kedua, kaos yang disiapkan harus ada gambar Jokowi.

Ketiga, tema harus ada kata "Satu" dan kata "Indonesia Maju". Keempat, ada pengerahan karyawan dan keluarga mitra BUMN.

Said Didu sebelumnya juga memposting surat Kementerian BUMN yang ditandatangani oleh Sekretaris Kementerian ESDM Imam Apriyanto Putro pada 5 April 2019, perihal Aktivasi LinkAja Keluarga Direksi dan Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN untuk Puncak HUT 13 April 2019.

Dalam surat itu dinformasikan, puncak HUT Kementerian BUMN dan BUMN Bersama direncanakan dihadiri sekitar 150 ribu orang keluarga besar Kementerian BUMN dan BUMN.

Said Didu mengatakan, pengerahan massa yang mewajibkan keluarga karyawan BUMN untuk ikut acara HUT, dan sebelumnya BUMN Bersama bagi-bagi sembako, jadi pertanyaan apakah Kementerian BUMN sudah menjadi ormas di Pilpres.

"Apakah @KemenBUMN sudah menjadi ormas sehingga perayaan ulang tahun harus mengumpulkan BUMN dan keluarga BUMN sampai 150.000 orang? Ini jelas-jelas abuse of power. Mari selamatkan BUMN," tulis dia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya