Berita

Kampanye PPP di Tasikmalaya/Net

Politik

Percepatan Infrastruktur Desa Harus Tetap Jadi Prioritas

SELASA, 09 APRIL 2019 | 11:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Persatruan Pembangunan (PPP) akan terus memperjuangkan pembanguan infrastruktur di desa-desa. Diantaranya adalah pembangunan jalan dan sarana umum lainnya.

"Pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan penting masyarakat perlu mendapatkan perhatian besar. PPP akan memperjuangkan pembangunan infrastruktur masih ke desa-desa dan menyentuh semua masyarakat," kata politisi PPP Suharso Monoarfa.

Suharso mengunjungi Desa Cempaka Sari, Tasikmalaya, Kecamatan Bojonggambir, Jawa Barat, Senin (8/4) kemarin. Walaupun berada di Pulau Jawa, desa ini terlihat cukup tertinggal. Jalan masih banyak yang belum beraspal. Bahkan Suharso harus melewati sejumlah jalan setapak.


Dalam kunjungan itu, Suharso didampingi sejumlah Caleg PPP baik itu Caleg DPR RI maupun DPRD, diantaranya Nurhayati.

Menurutnya, selama ini PPP juga mendukung Presiden Joko Widodo untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di berbagai daerah di Indonesia. Pembangunan infrastruktur ini terbukti mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Suharso juga menyampaikan terima kasih kepada para Caleg PPP yang selama ini terjun langsung ke tengah masyarakat, hingga ke pelosok desa. Langkah para Caleg itu dinimai membuat PPP semakin dekat masyarakat.

"Melihat antusiasme masyarakat menyambut Caleg PPP di pelosok desa, saya yakin partai ini mempunyai masa depan yang baik. Suara pemilih PPP akan bertambah," ungkapnya.

Suharso menyebut selama ini konstituen PPP memang setia dengan partai berlambang Kabah tersebut. Apalagi sejumlah anggota DPR maupaun DPRD dari PPP selama ini terbukti dekat dan menjadi penyalur aspirasi masyarakat.

Jika semakin banyak kader PPP yang duduk di lembaga legislatif, dia yakin aspirasi masyarakat akan semakin banyak yang diperjuangkan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya