Berita

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas/Net

Nusantara

Bupati Anas: Penting Libatkan Ulama Dalam Proses Pembangunan

SENIN, 08 APRIL 2019 | 20:44 WIB | LAPORAN:

Banyuwangi tidak serta merta melupakan peran ulama dalam proses pembangunan daerah, meski kini telah bertransformasi dengan kemajuan teknologi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menegaskan bahwa aspirasi ulama merupakan salah satu masukan bagi proses pembangunan.

“Banyuwangi menjadi seperti sekarang ini karena andil dari para tokoh agama dan masyarakat. Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas kepedulian para tokoh agama pada berjalannya pembangunan di daerah,” kata Bupati Anas saat membuka rapat koordinasi (rakor) ‘Sinergitas Pemerintah dan Ulama dalam Pengambilan kebijakan Keumatan 2019’, Senin (8/4).


Anas juga mengatakan bahwa peran ulama dalam proses pengambilan kebijakan pembangunan daerah itu penting untuk menjaga koridor pembangunan itu sendiri.

Pemkab telah menjalankan sejumlah rekomendasi dari para tokoh agama dan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di daerah, seperti pembatasan hiburan malam dan penutupan lokalisasi.

“Memang hal tersebut menjadi keresahan di masyarakat yang disuarakan oleh tokoh agama dan masyarakat. Kami pun menjalankan rekomendasi tersebut lewat kebijakan daerah yang didukung oleh semua pihak,” kata Anas.

Anas juga berterima kasih kepada tokoh agama dan masyarakat atas terjaganya kondusivitas wilayah. Untuk itu, Anas meminta agar ulama terus menjaga kesejukan dan kedamaian daerah menjelang Pemilu pada 17 April besok.

“Perbedaan pilihan janganlah sampai membuat kita terpecah belah. Terima kasih kepada tokoh agama dan masyarakat yang telah ikut menjaga kerukunan dan persaudaraan di antara warga,” pungkas Anas.

Dalam melaksanakan pembangunan daerah, lanjut Anas, Banyuwangi melibatkan semua stake holder pembangunan untuk menjaring aspirasi.

Selain dengan ulama, pemkab juga menggelar pertemuan rutin dengan tokoh lintas agama, pertemuan tiga pilar bersama Kepala Desa, Babinsa, dan Babinkamtibmas, hingga dengan organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

“Alhamdulillah dengan pertemuan rutin seperti ini semua masalah yang ada di daerah bisa diatasi. Pertemuan ini juga jadi ajang mengkomunikasikan kebijakan yang kami buat,” ujar Anas.

Pada kesempatan tersebut, Anas juga menyampaikan berbagai kebijakan dan capaian yang diraih oleh daerah. Mulai program prioritas pembangunan, pertumbuhan ekonomi, hingga penurunan angka kemiskinan yang tahun 2018 telah berada di angka 7,8 persen. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya