Berita

Menteri Susi bersama Bupati Abdullah Azwar Anas/RMOL

Nusantara

Menteri Susi: Mal Pelayanan Masyarakat Banyuwangi Luar Biasa

SABTU, 06 APRIL 2019 | 22:29 WIB | LAPORAN:

Salah satu tempat yang dikunjungi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti selama di Banyuwangi, Jawa Timur adalah Mal Pelayanan Publik Banyuwangi.

Saat melihat pusat pelayanan administrasi publik tersebut, Susi pun langsung mengungkapkan kekagumannya.

"Mal pelayanan publik ini luar biasa, ada 199 dokumen dan izin dilayani dalam satu ruangan. Sampai mau menikah di sini juga bisa, sangat memudahkan masyarakat," ujar Susi, Sabtu (6/4).


Dia berharap agar perizinan kapal nelayan yang berada di kewenangan pemerintah provinsi bisa juga diakses dari kabupaten.

Saat menggelar dialog dengan nelayan di Pantai Muncar Susi menerima keluhan dari nelayan terkait izin kapal berbobot 10-30 GT yang kini menjadi kewenangan pemprov. Nelayan menyebut sistem yang ada saat ini tidak efektif dan efisien.

"Mereka mengaku keberatan kalau harus mengurus ke provinsi karena dianggap tidak efektif, memakan waktu, dan biaya. Justru mereka minta diserahkan ke daerah lagi," jelas Susi.

Mengacu Peraturan Menteri KP 23/2013 tentang Pendaftaran dan Penandaan Kapal Perikanan, gubernur diberi kewenangan melakukan pendaftaran kapal perikanan berukuran 10-30 GT yang ada di wilayahnya.

Dari situ, Susi menjelaskan bila pihaknya meminta agar pemprov bisa berkolaborasi dengan daerah terkait pengeluaran izin.

"Karena peralihan peraturan yang sekarang perizinannya dialihkan ke provinsi barangkali gubernur bisa bekerja sama untuk menaruh personelnya di daerah guna membantu pengurusan perizinan kapal nelayan. Seperti di Mal Pelayanan Publik Banyuwangi yang mengintegrasikan ratusan layanan ini," paparnya.

Untuk diketahui, Mal Pelayanan Publik di Banyuwangi merupakan mal pertama di Indonesia yang didirikan kabupaten. Mal mengintegrasikan 199 layanan perizinan dan dokumen, mulai dokumen administrasi kependudukan, perpajakan, imigrasi, pertanahan hingga layanan kepolisian.

"Di Banyuwangi sudah ada mal pelayanan publik yang mengintegrasikan 199 layanan dokumen dan izin dalam dalam satu lokasi. Jadi soal izin kapal itu mungkin bisa langsung disatukan ke mal ini sehingga nelayan semakin mudah mengurus perizinannya karena lebih dekat," ujar Susi.

Terkait hal tersebut, Bupati Abdullah Azwar Anas menyambut baik ide Menteri Susi.

"Mal ini dibuat untuk memudahkan pengurusan dokumen dan perizinan. Jika Bu Susi menginginkan izin kapal di provinsi untuk bisa bergabung di mal pelayanan publik ini tentunya kami siap memfasilitasi," kata Anas.  

Menteri Susi berada di Banyuwangi selama lima hari dengan melakukan serangkaian agenda, diantaranya membuka event Banyuwangi Underwater Festival, melakukan dialog dengan nelayan, mengunjungi tempat pengolahan sampah terpadu berbasis desa hingga berlibur di Pulau Tabuhan.

Tak ketinggalan, dia juga melakukan kampanye gemar makan ikan di Ponpes Mabadiul Ikhsan Tegalsari dan Miftahul Ulum Wongsorejo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya