Berita

Tanri Abeng/Humas Pertamina

Bisnis

Tanri Abeng Ajak Generasi Milenial Unair Kembangkan Jiwa Entrepreneur

JUMAT, 05 APRIL 2019 | 15:27 WIB | LAPORAN:

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Tanri Abeng yang juga merupakan Menteri BUMN RI pertama merupakan salah satu tokoh manajemen modern di Indonesia.

Kiprahnya pada sejumlah perusahaan nasional dan multinasional membuat pria kelahiran Selayar, Sulawesi Selatan, tersebut dinilai sejumlah kalangan layak mendapatkan julukan “Begawan Manajemen Indonesia”.

Tanri Abeng berkesempatan berbagi pengalaman dalam sebuah kuliah umum yang bertemakan, “BUMN sebagai Lembaga Pelaku Ekonomi Negara Dan Politik Ekonomi Inklusif Melalui BUMR”, kepada sekitar 600 mahasiswa yang memenuhi Aula Garuda Mukti Universitas Airlangga Surabaya, Jumat pagi (5/4).


Jauh sebelumnya, ia merintis karier di bidang manajemen yang berangkat dari jenjang terbawah, dan berpengalaman selama lebih dari 30 tahun di dunia bisnis.

Selama menjadi Menteri Pendayagunaan BUMN, ia merancang strategi agar BUMN mampu menciptakan nilai (value creation).

Di mata Tanri Abeng, negara ini sangat kaya akan sumber-sumber alam. Dalam ayat 4 Pasal 33 UUD 1945 mengamanatkan bahwa kekayaan alam Indonesia mestinya digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

"BUMN sudah maju pesat, swasta sudah maju pesat, perusahaan asing sudah sangat maju, tetapi koperasi di dalam negeri masih tertinggal,” kata Tanri.

Di sisi lain, Tanri juga menyampaikan besarnya kontribusi UMKM terhadap perkembangan dan pertumbuhan di Indonesia, dengan persentase sebesar 99,9 persen dari seluruh unit usaha yang berada di Indonesia.

Tanri meyakini perekonomian Indonesia bakal maju jika didukung proses politik ekonomi inklusif.

Politik ekonomi inklusif sendiri merupakan pengelolaan beberapa sektor unggul di Indonesia, seperti sektor pertanian, sektor pangan, sektor kelautan, dan sektor pariwisata.

"Politik Ekonomi Inklusif merupakan konsep pengelolaan sektor unggul Indonesia yang dilakukan oleh orang-orang Indonesia yang memiliki jiwa entrepreneurship, profesional, dan ahli di bidangnya serta didukung oleh peran pemerintah," jelas Tanri.

Pada kesempatan itu, Tanri juga menjelaskan salah satu cara untuk membesarkan UMKM sekaligus meningkatkan produktivitasnya, adalah mendirikan Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR).

Menurutnya, BUMR akan membuat usaha-usaha kecil dan mikro, mengorganisasikan diri mereka secara sistematis dengan menggabungkan koperasi-koperasi mereka serta berkolaborasi dengan BUMN sebagai pelaku ekonomi.

Turut mendampingi dalam acara tersebut, Direktur Pemasaran Retail Pertamina, Mas'ud Khamid, dan GM Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V, Ibnu Chouldum. Hadir pula Rektor Unair Mohammad Nasih serta segenap civitas akademika Universitas Airlangga.

"Kami berharap pengalaman dan inovasi yang dibagikan pak Tanri, dapat memberikan inspirasi kepada civitas akademika Unair untuk lebih berkontribusi untuk negeri ini," kata Nasih.

Unit Manager Commrel & CSR Marketing Operation Region (MOR) V, Rustam Aji menyampaikan bahwa Pertamina sebagai BUMN sangat mendukung dalam memajukan UMKM, termasuk di Jawa Timur.

"Melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Pertamina MOR V tercatat telah menyalurkan dana Program Kemitraan sebesar Rp 140,8 miliar pada tahun 2016 hingga 2018, kepada UMKM di Jawa Timur," kata Rustam.

Di hadapan peserta kuliah umum, Tanri Abeng juga meluncurkan sebuah buku berjudul, Pelajaran Bagi Bangsa, 50 Tahun Kinerja Profesional Tanri Abeng. Ditulis oleh peneliti Fachry Ali, buku ini banyak mengulas tentang bagaimana perjalanan karier dan pengalaman seorang Begawan Manajemen Indonesia.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya