Berita

Mardani Ali Sera/Net

Politik

PKS: Lembaga Survei Mulai Main Aman, Jadi Ingat Pasangan Asyik

KAMIS, 04 APRIL 2019 | 04:22 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Jelang hari pencoblosan, sejumlah lembaga survei mulai berbondong-bondong mengeluarkan rilis terbaru tentang gambaran hasil Pilpres 2019.

Namun, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera merasa ada yang berbeda dari rilis-rilis lembaga survei. Dia bahkan menyebut mayoritas lembaga survei mulai bermain aman atas prediksi yang dilakukan.

“Lembaga survei mulai main aman,” kata Mardani dalam akun Twitter pribadinya, Rabu (3/4).


Salah satunya Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menyebut ada pergerakan tren pemilih. Di mana pasangan Joko Widodo-Maruf Amin mulai mengalami penurunan, dari bulan Februari sebesar 58,7 persen menjadi 56,8 persen di bulan Maret.

Sementara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengalami tren peningkatan. Dari 30,9 persen di bulan Februari menjadi 36,8 persen di kisaran Maret.

Sejurus dengan itu, lembaga Indo Barometer kini mulai menyebut pasangan 02 memiliki peluang untuk menang. Peneliti Indo Barometer Hadi Suprapto menyebut pemilih yang tidak memberikan hak pilihnya alias golongan putih (golput) dapat menggagalkan kemenangan Jokowi-Maruf.

Kata dia, besarnya angka golput tidak akan berpengaruh pada Prabowo-Sandi. Sebab, pasangan ini cenderung solid ketimbang 01.

Atas fenomena tersebut, Mardani mengaku teringat dengan Pilkada Jawa Barat 2018 lalu. Saat itu, pasangan yang diusung Partai Gerindra, PKS, dan PAN, Sudrajat-Ahmad Syaikhu.

Sejumlah survei memprediksi pasangan ini tidak akan berbicara banyak di pilkadanya. Nyatanya, pasangan ini melejit dan bertengger di peringkat kedua.

“Jadi inget pasangan Asyik (Sudrajat Syaikhu), di survei cuma 5 sampai 8 persen, namun hasilnya mendekati 30 persen,” pungkasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya