Berita

Alvin Lie/Net

Politik

Pesawat Tidak Akan Gagal Lepas Landas Jika ATC Cermat

KAMIS, 04 APRIL 2019 | 02:11 WIB | LAPORAN:

Berccampurnya rute penerbangan pesawat di Bandara Halim Perdanakusuma, antara pesawat TNI, komersil, dan jet pribadi memang membuat jadwal semakin padat.

Maka dari itu, dibutuhkan petugas pengatur lalu lintas pesawat atau Air Traffic Controller (ATC) yang cermat.

Begitu kata anggota Ombudsman yang juga pengamat penerbangan Alvin Lie menanggapi pesawat calon presiden Prabowo Subianto yang sempat batal terbang saat akan bertolak ke Banyumas, Jawa Tengah, Senin (1/4) lalu di Halim Perdanakusuma.


"(Kalau) petugas ATC cermat, hal seperti itu tidak mungkin terjadi," tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (3/4).

Selain itu, insiden batal terbang tidak akan terjadi jika semua pilot patuh arahan dari petugas ATC.

"Jika semua pilot disiplin patuhi pengaturan oleh ATC (hal seperti itu tidak mungkin terjadi)," imbuhnya.

Adapun pada Senin lalu, pesawat Prabowo sempat batal terbang. Orang dekat Prabowo, yang juga mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen (purn) JS Prabowo menyebut bahwa pesawat Prabowo dihalangi tiga jet tempur.

Tapi Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara Marsma TNI Novyan Samyoga meluruskan.

Baca: Diluruskan, Pesawat Prabowo Batal Terbang Bukan Gara-Gara Sukhoi

Menurutnya, pembatalan itu terjadi saat kendali ATC dipegang pegawai yang masih junior.

Saat itu, pesawat CN235 sudah berada di posisi take off. Lalu setelah itu, pesawat 9HNYC yang ditumpangi oleh Prabowo juga berada dalam posisi take off.

“Saat pesawat 9HNYC diberikan release take off juga, kondisinya belum aman, karena pesawat CN235 belum menuju cross wind (belum belok), sehingga pesawat 9HNYC abort take off, untuk safety,” jelas Samyoga.

Pembatalan lepas landas diputuskan oleh senior ATC. Sedang saat pemberian perintah take off kepada 9HNYC dan CN235 kendali pengaturan dipegang oleh seorang yang masih junior.

“Jadi abort-nya 9HNYC karena masalah safety dan tidak ada hubungan sama sekali dengan Sukhoi,” tegas Samyoga meluruskan.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya