Berita

Kampus USU di Medan/Net

Nusantara

Alumni USU Cabang Jakarta Dukung Kebijakan Rektor Sterilkan Virus LGBT

SABTU, 30 MARET 2019 | 14:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU) Cabang Jakarta mendukung penuh kebijakan Rektor USU Prof. Runtung Sitepu yang mensterilkan kepengurusan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara USU.

"Kebijakan itu bagus dan perlu didukung, kami mengapresiasi apa yang dilakukan Rektor USU," ujar Sekjen Alumni FISIP USU Cabang Jakarta, Raji N. Sitepu, Sabtu (30/3).

Menurutnya, kebijakan Rektor USU yang mensterilkan kepengurusan LPM Suara USU bukanlah sikap otoriter dan anti kritik. Apa yang dibuat oleh pengurus LPM Suara USU yang menerbitkan karya tentang cerita pendek (cerpen) Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) tidak positif.


"Kan kampus harus steril dari LGBT. Kita tidak boleh membiarkan virus LGBT ini menyebar," kata Raji.

Lebih lanjut, dia meminta LPM Suara USU tidak membela LGBT atas nama kebebasan berekspresi, berkumpul dan berpendapat. Sebab, karya cerpen yang dimuat di Suara USU sangat tidak pantas.

"Kita tahu bahwa LGBT ini bertentangan dengan agama, Pancasila dan budaya bangsa kita," imbuhnya.

Ditambahkan Raji, virus LGBT harus ditolak. Virus itu tidak boleh berkembang dimana saja, termasuk di dalam kampus atau berlindung atas nama karya sastra.

Rektor USU diketahui mengeluarkan kebijakan mensterilkan kepengurusan LPM Suara USU akibat memuat karya cerpen bertajuk "Ketika Semua Menolak Kehadiran Diriku di Dekatnya". Sebelum mengeluarkan kebijakan tersebut, pihak rektorat sudah memanggil pengurus redaksi LPM Suara USU terlebih dahulu.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya