Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Infrastruktur Tanpa Planning, Jokowi Kadang Jadi Mandor

KAMIS, 28 MARET 2019 | 20:43 WIB | LAPORAN:

Pembangunan infrastruktur era Presiden Joko Widodo memang masif dilakukan. Tapi pembangunan tersebut tidak memiliki perencanaan yang baik.

Begitu tegas ekonom senior DR Rizal Ramli dalam diskusi bertajuk “Politik Pembangunan Infrastruktur” di Batik Kuring, SCBD, Jakarta, Kamis (28/3). Turut jadi pembicara diskusi, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pariwisata Kosmian Pudjiadi dan ekonom senior dari Institute for Development for Economics and Finance (Indef) Faisal Basri.

“Terutama karena memang tidak ada planning. Jadi yang penting diperintah presiden (Jokowi) begini ya dikerjain," ungkapnya.


Jokowi, kata Rizal, memang berkomitmen penuh dalam membangun infrastruktur. Bahkan saking komitmennya, mantan gubernur DKI Jakarta itu terkadang mirip mandor. Sebab, Jokowi harus terus melakukan pengecekan karena tidak adanya perencanaan pembangunan yang baik.

“Dia sangat all out, saking all out-nya dia kadang-kadang jadi mandor. Proyek dikunjungi (presiden) delapan kali itu nggak pernah terjadi di dalam sejarah Indonesia," kata Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu disambut riuh tawa undangan diskusi.

Pembangunan infrastruktur Jokowi yang tanpa perencanaan itu harus menjadi pelajaran bagi pemerintah selanjutnya. Pelajaran yang dimaksud RR adalah infrastruktur memang perlu dilakukan di negeri ini. Tapi harus diimbangi dengan perencanaan yang baik.

“Indonesia punya pengalaman puluhan tahun kok, bukan new science banyak kita dalam pembangunan insfrastruktur," tuturnya.

Bagi mantan Menko Kemaritiman itu, era Jokowi telah menyebabkan 3O, yakni over supply, over price, dan over borrow.

Salah yang menjadi sorotannya adalah pembangunan tol yang biasanya bisa selesai 6 hingga 7 tahun. Tapi kini, butuh waktu 15 hingga 20 tahun pengerjaan.

"Pembangunan jalan tol Jawa utara itu Rp 300 miliar per tahun, satu hari berarti satu miliar itu subsidinya jalan tol yang Jawa utara ini. Kalau satu tahun bisa payback subsidinya kaliin aja tuh hampir Rp 30 triliun. Apalagi Pak Jokowi bilang bisa 15 hingga 20 Tahun," paparnya.

"Nah ini karena tidak ada planning, terjadi 3O tadi, over supply, over price, dan over borrow. Sehingga untuk menyelesaikannya mau tidak mau yang kuasa harus kembali fungsi planning,” tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya