Berita

Konsolidasi Kaum Pergerakan dan Aktivis Oposisi di Setiabudi/RMOL

Politik

Ternyata Ini Yang Bikin Aktivis Mahasiswa Tidur Panjang

KAMIS, 28 MARET 2019 | 19:47 WIB | LAPORAN:

Peran aktivis mahasiswa masih relevan dan dibutuhkan bangsa Indonesia dalam situasi sekarang.

Seorang aktivis muda harus menjadi juru bicara rakyat untuk menyampaikan pesan kepada penguasa.

Pandangan itu disampaikan aktivis senior, Salim Hutajulu, dalam diskusi bertajuk "Konsolidasi Kaum Pergerakan dan Aktivis Oposisi Menjawab Tantangan Jokowi" di Rumah Kedaulatan Rakyat, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (28/3).


"Peran aktivis jadi juru bicara masyarakat yang menyampaikan pesan kepada penguasa," tegas Salim.

Sayangnya, rata-rata kelompok aktivis di universitas-universitas kini "tertidur" tanpa peduli keadaan Indonesia kekinian.

"Belum lama saya berbincang-bincang, karena saya cinta kepada adik-adik mahasiswa saya. Kenapa dia tidur terus sampai sekarang enggak bangun-bangun?" ungkapnya.

"Jawabannya bikin saya kaget. Mereka sibuk dengan urusan di kampus, karena kalau mereka melakukan tindakan (aksi politik) di luar maka mereka diancam sanksi akademis. Mereka lebih memilih selesaikan studi," ungkap Salim.
Menyadari fenomena itu, Salim mengaku miris. Ia melihat sangat nyata perbedaan antara aktivis di masa represi Orde Baru dengan aktivis di masa reformasi. Dahulu aktivis mahasiswa lebih dekat dengan rakyat, menjadi pendengar dan penyalur informasi ke penguasa. Peran besar itu menghilang saat ini.

Diskusi tersebut dihadiri aktivis senior pendiri PUDI, Sri Bintang Pamungkas; Koordinator Eksekutif JAKI, Yudi Syamhudi Suyuti; dan mantan Pimpinan Komnas HAM, Natalius Pigai.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya