Berita

Arief Budiman/Net

Politik

Ketua KPU: Pemantau Asing Sudah Ada Sejak Dulu

KAMIS, 28 MARET 2019 | 18:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pelibatan pihak asing dalam memantau Pemilu Serentak 2019 sempat menimbulkan kekhawatiran publik bahwa hasil pesta demokrasi akan dipengaruhi pihak luar.

Namun demikian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan pihaknya tetap akan melakukan election visit program atau program pemantau asing. Apalagi, program ini merupakan warisan yang sudah dilakukan di pemilu-pemilu sebelumnya,

"Pemantau asing sudah ada sejak pemilu dulu kala. Untuk 2019, KPU tetap laksanakan election visit program,” ujar Ketua KPU Arief Budiman kepada wartawan di Hotel Sultan, Kamis (28/3).


Kehadiran pemantau asing, sambungnya, merupakan wujud negara ikut dalam agenda internasional. Sekaligus untuk membuktikan pemilu di Indonesia berjalan secara transparan.

"Itu bukan baru besok, tapi sejak dulu kala (pemantau asing). Dan itu mengundang bukan hanya pemantau domestik tapi komunitas internasional," tegas Arief.

Pelibatan ini, kata dia, juga tidak akan menghilangkan integritas penyelenggara pemilu. Arief memastikan pemilu di Indonesia tetap akan berjalan transparan.

"Pemilu kita bandingkan dengan banyak negara, kita paling terbuka dan transparan. Dalam pandangan saya paling demokratis," demikian Arief.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya