Berita

Lodewijk F. Paulus/RMOL

Politik

Antisipasi Suara Anjlok, Golkar Langsung Ganti Bowo Sidik Dengan Nusron Wahid

KAMIS, 28 MARET 2019 | 18:28 WIB | LAPORAN:

. Partai Golkar punya alasan kuat memecat Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso dari struktur partai. Yaitu untuk mengantisipasi anjloknya suara pada Pemilu 2019 yang tinggal hitungan hari.

Pencopotan Bowo Sidik terkesan buru-buru karena KPK belum mengumumkan statusnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta pada Rabu malam hingga Kamis dinihari tadi.

"Kami tidak ingin sebagai kader ini terpengaruh, sehingga kami ambil langkah antisipasi diantaranya di dapil yang bersangkutan ada ketua pemenangan," kata Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk F. Paulus di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (28/3).


Bowo Sidik diberhentikan dari jabatan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa Tengah I. Jabatan itu kemudian diserahkan kepada Nusron Wahid, Nusron sendiri saat ini menjabat sebagai Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Jawa Kalimantan.

"Dengan langkah ini kita bisa menetralisiri situasi. Di Dapil itu kan ketat juga ya," lanjut Lodewijk.

"Tadi malam beliau (Nusron) sudah dipanggil oleh ketum (Airlangga Hartarto) dan telah diberi arahan. Artinya untuk sementara jabatan ketua pemenangan pemilu wilayah Jateng I akan diambil alih langsung oleh pak Nusron," lanjut dia.

Dengan keputusan tersebut, diyakini akan meredam situasi pasca penangkapan Bowo Sidik, dan aktivitas politik Golkar dapat tetap stabil.

"InsyaAllah dengan langkah yang cepat ini, kita bisa menetralisir situasi dan tentunya para caleg bergerak kembali," tutur Lodewijk.

Bowo Sidik diketahui mencalonkan diri kembali sebagai anggota DPR RI Dapil Jateng 2 dengan nomor urut 2.

KPK melakukan OTT terhadap sejumlah orang di Jakarta pada Rabu malam hingga Kamis dinihari terkait dugaan suap distribusi pupuk. Bowo Sidik sendiri baru diamankan pada Kamis dinihari.

Tim KPK lebih dahulu mencokok tujuh orang, antara lain direksi PT Pupuk Indonesia serta pihak PT Humpuss Intermoda Transportasi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya