Berita

Ketua DPP PAN Yandri Susanto/RMOL

Politik

OTT Bowo Sidik, PAN: Tidak Elok Mendramatisir Musibah Jadi Perolehan Elektabilitas

KAMIS, 28 MARET 2019 | 16:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Bowo Sidik Pangarso yang terkena OTT KPK tadi malam dianggap dapat berdampak pada elektabilitas partai pengusung capres petahana Joko Widodo.

Kurang dari 30 hari Pemilu, sudah dua orang kader partai pengusung petahana Joko Widodo terjerat kasus korupsi. Hal ini bisa menjadi angin segar bagi kubu Prabowo-Sandi.

Namun menurut Ketua DPP PAN Yandri Susanto, pihaknya enggan mendramatisir musibah yang menimpa Bowo Sidik itu sebagai alat jual kampenye kubu 02.


"Tidak elok juga menunggangi atau mendramatisir sesuatu musibah atau yang berurusan dengan pribadi-pribadi itu dijadikan landasan atau alasan untuk menaikan elektabilitas," kata Yandri saat ditemui di Komplek DPR, Jakarta, Kamis (28/3).

Anggota Komisi II DPR itu menyatakan pihaknya sangat prihatin atas musibah ini. Dia berharap tidak ada lagi anak bangsa yang terjerat kasus korupsi.

Jubir BPN Prabowo-Sandi ini menilai persoalan politik dengan kasus OTT memiliki ranah yang berbeda dan jangan dicampura adukan.

"Persoalan politik itu kan kamarnya beda, kita menghormati proses hukum yang ada. Nah kontestasi politik mari kita laksanakan secara sehat. Biar rakyat yang menilai itu, terserah. Keputusan itu ada di rakyat," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya