Berita

PKL Kuliner Solo/Net

Nusantara

Andalan Wisata, Pengembangan PKL Kuliner Solo Mutlak Dilakukan

RABU, 27 MARET 2019 | 11:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) khususnya kuliner di Kota Solo bukan hanya sebagai pelengkap. Sebaliknya, sektor ini harus menjadi unggulan. Terlebih, saat ini Solo menjadi tujuan wisata domestik dan internasional karena keberadaan para penjaja kuliner.

Politisi Partai Nasdem Eva Yuliana mengatakan, pemberdayaan usaha kuliner di Solo dan sekitarnya adalah hal yang mutlak mendapat perhatian semua pihak. Baik pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat.

"Saya melakukan upaya merancang program yang bisa bermanfaat untuk pengembangan PKL kuliner di Solo. Misalnya membantu mereka yang kira-kira belum punya gerobak, atau sudah punya tetapi perlu dibantu," ujar Eva dalam ketengannya, Rabu (27/3).


Dikatakannya, Solo memiliki beberapa sentra kuliner yang juga warisan dari Presiden Joko Widodo saat menjabat walikota. Dia pun merasa memiliki tanggung jawab untuk memelihara dan mengembangkannya jika dipercaya menjadi anggota DPR dari Dapil Jateng V yang meliputi Solo, Sukoharjo, Boyolali dan Klaten.

"Salah satu yang paling terkenal adalah Galabo singkatan dari Gladak Langen Bogan di Jalan Mayor Sunaryo, depan Pusat Grosir Solo, itu dulunya jalan biasa, lalu ditutup khusus untuk pejalan kaki," ujarnya.

Kemudian ada sentra kuliner lain yang sudah sejak lama, yakni Nasi Liwet Keprabon. Kemudian, kalau tengah malam di Solo dan sekitarnya masih banyak kuliner, seperti gudeg ceker.

"Jadi dari jenis kulinernya saja sudah menarik, apalagi kalau diatur dengan baik, dipromosikan terus, dan ditingkatkan lagi, memang kita tidak bisa melakukan sendiri, perlu kerjasama dengan pemerintah daerah," tuturnya.

Sebagai pribadi, lanjut Eva, dirinya terus melakukan komunikasi intens dengan asosiasi-asosiasi PKL kuliner dan berembug bagaimana meningkatkan kualitas dari sajian dan penjualan.

"Kalau kita berkumpul dengan mereka, saling bercerita, diskusi, berbagi pengalaman jadi kita bisa saling memberi input untuk masing-masing peningkatan bisnis," tuturnya.

Selain meningkatkan tempat-tempat wisata kuliner, lanjut Eva, Kota Solo saat ini sering menjadi pilihan untuk lokasi Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE).

"Banyak pertemuan misalnya asosiasi profesi tingkat nasional, seperti dokter, kontraktor, dan lainnya, kita bisa usahakan bagaimana ada booth-booth yang disediakan untuk PKL kuliner memeriahkan acara tersebut, ada upaya-upaya yang bisa dilakukan dan menjadi sesuatu yang bermanfaat," sebutnya.

Eva menambahkan, beragam kuliner menarik di Solo dan sekitarnya yakni Nasi Liwet, Tengkleng dan Sate Kambing, Selat Solo, gudeg ceker, dawet, dan Soto langganan Presiden Jokowi yakni Soto Gading.

"Soto Gading itu Soto Ayam favorit pak Jokowi, enaknya mempromosikan kuliner Solo ini adalah menyebut sebagai kuliner khas kotanya Pak Presiden, kemanapun saya pergi, baik di dalam negeri maupun luar negeri, saya selalu bawa dan promosikan makanan Solo," tuturnya.

Kuliner lain yang tidak kalah menarik adalah Wedangan yang khas dan tidak ditemukan di kota lain, selain Solo, Klaten, Sukoharjo dan Boyolali. Hampir di setiap kesempatan, kata Eva, saat dirinya didatangi tamu, dia pasti mengajak tamu mencoba kuliner Solo. Atau paling tidak membawakan makanan Solo sebagai buah tangan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya