Berita

Joko Widodo/Net

Publika

Jokowi Capres Yang Kesepian

SELASA, 26 MARET 2019 | 15:36 WIB

JOKO Widodo alias Jokowi sebagai seorang Presiden Republik Indonesia selalu ramai dikelilingi banyak orang, mulai para menteri kabinet kerja, pejabat dan rakyat.

Namun sebagai seorang capres (calon presiden) Jokowi adalah sosok yang kesepian.

Setidaknya hal ini tergambar dari serangkaian hasil survei sejumlah lembaga survei. Kita ambil contoh survei terbaru yang dirilis oleh Litbang Kompas.


Dalam survei tersebut, Maruf Amin yang digandeng Jokowi sebagai cawapres nyatanya kurang mengigit. Survei memperlihatkan, responden yang memilih Jokowi berdasarkan faktor Maruf hanya 5,4 persen saja.

Lain halnya Sandiaga Uno yang menjadi pendamping Prabowo. Responden memilih Prabowo karena faktor Sandi mencapai 16,7 persen. Dengan kata lain, keberadaan Maruf tidak memberi dampak positif dalam pencapresan Jokowi.

Masih berdasarkan survei Litbang Kompas. Partai-partai koalisi Jokowi-Ma'ruf juga tidak sepenuhnya solid mendukung Jokowi. Ini bisa dilihat dari dukungan loyalis partai kepada pasangan capres-cawapres.

Sebanyak 41,7 persen responden loyalis Golkar misalnya menyatakan mendukung Prabowo, kemduain 30,1 persen loyalis PKB dan 27,8 persen loyalis PPP juga sama memilih mendukung Prabowo. Hanya loyalis PDI Perjuangan yang relatif solid. Survei menunjukan 95 persen loyalis PDI Perjuangan menyatakan mendukung Jokowi.

Soal dukungan loyalis partai sendiri, memang tidak terlalu mengenjutkan. Toh di kubu Prabowo juga mengalami hal serupa. Loyalis PAN misalnya 35,1 persen menyatakan mendukung Jokowi, begitu juga dengan loyalis Demokrat yang 31,5 persen menyatakan dukungan Jokowi.

Meski begitu, bagi Jokowi tentu hal ini menjadi anomali, mengingat jauh-jauh hari partai-partai berebut mengusung Jokowi sebagai capres.

Bahkan sebelum Pemilu banyak partai pendukung Jokowi ramai-ramai memasang gambar Jokowi di alat peraga kampanye mereka. Anehnya, hari ini partai-partai koalisi Jokowi di luar PDI Perjuangan, justru enggan memasang gambar muka Jokowi-Maruf Amin di alat peraga kampanye mereka.

Bagaimana dampaknya untuk pencapresan Jokowi? Bertarung sendirian, Jokowi jelas keteteran melawan Prabowo. Sekalipun dari survei Litbang Kompas, Jokowi masih unggul 49,2 persen berbanding Prabowo yang meraup 37,4 persen.

Tapi yang perlu dicatat, masih ada 13,4 persen masyarakat yang memilih merahasiakan pilihannya. Apalagi di survei tersebut Jokowi mengalami penurunan elektabilitas sedangkan elektabilitas Prabowo justru terkerek naik.

Dengan waktu pencoblosan yang tinggal tiga pekan, segala kemungkinan masih bisa terjadi. Akankah Jokowi yang kesepian itu memenangi pertarungan atau bisa jadi tumbang?


Ivan Faizal

penulis adalah seorang wartawan

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya