Berita

Foto: Net

Publika

Bagus, Polisi Mulai Netral

SELASA, 26 MARET 2019 | 09:14 WIB

'TUGASMU mengayomi...
Tugasmu mengayomi...
Pak Polisi...Pak Polisi...
Jangan ikut kompetisi...'


Itulah syair yang sekarang dinyanyikan dimana-mana. Viral dan semakin banyak yang antusias menyanyikannya. Dari anak muda millenial, hingga para ustaz dan politisi.

Itulah syair yang sekarang dinyanyikan dimana-mana. Viral dan semakin banyak yang antusias menyanyikannya. Dari anak muda millenial, hingga para ustaz dan politisi.

Syair ini seperti bentuk kritik kepada aparat kepolisian yang dikesankan tidak netral dalam Pilpres 2019. Dengan syair lagu ini rakyat mengingatkan, sekaligus berharap agar polisi tetap berada pada posisi netral.

Demokrasi ini akan berjalan dengan baik jika dikawal oleh aparat hukum yang netral. Tidak hanya polisi, tapi juga TNI. Tuntutan yang sama juga ditujukan kepada ASN, KPU dan Bawaslu.

Syair nyanyian itu kabarnya dipicu kemunculannya oleh gambar foto sejumlah orang yang "diduga" berseragam polisi ikut acungkan satu jari. Bahkan ada orang yang "diduga" berseragam polisi, lagi-lagi dalam video yang viral, mengawal pembagian sembako oleh kubu salah satu paslon.

Bahaya! Demokrasi tak akan berjalan baik jika aparat yang seharusnya jadi wasit ikut serta dalam kompetisi. Tugasmu mengayomi Pak Polisi, tegur syair nyanyian itu.

Kabarnya, sepekan ini polisi mulai bergeser ke tengah. Tidak lagi berada di kubu Paslon tertentu. Hal ini karena kerasnya kritik dan protes rakyat. Polisi dari rakyat dan digaji rakyat, sudah seharusnya bekerja untuk rakyat, bukan untuk presiden yang sekarang lagi nyapres. Ini baru cocok!

Lagian, tanda-tanda Jokowi akan kalah potensinya makin besar. Gelombang perlawanan rakyat makin membesar. Elektabilitas Jokowi terus anjlok. Terakhir LIPI merilis bahwa elektabilitas Jokowi-Ma'ruf tinggal 40,3 persen. Nggak jauh dengan hasil surveinya Eep Syaefullah Fatah, CEO PolMark.

Dalam survei PolMark, Jokowi 40,4 persen. Hanya saja, PolMark tak melakukan survei lagi untuk menghitung kenaikan elektabilitas Prabowo-Sandi mendekati hari pencoblosan. Di survei LIPI, elektabilitas Prabowo-Sandi 45,4 persen.

Bagaimana survei Indobarometer? Lupakan! Meskipun sudah mulai melipir dengan kasih angka untuk Jokowi 50,2 persen. Supaya tak terlalu berat bebannya nanti kalau Jokowi kalah. Biarlah beban itu hanya ditanggung LSI Denny JA dan MSRC Syaeful Muzani yang terus melambungkan elektabilitas Jokowi. Harap maklum, Pemilu itu masa panen raya.

Para pendukung Jokowi juga pelan-pelan mulai meninggalkannya. Rugi besar bagi polri jika nekat belain dan kampanye untuk petahana. Karena itu, langkah Tito sangat tepat. Dengan netral, Tito telah selamatkan institusi polri dari image buruk di mata rakyat selama ini. Jangan hanya karena pilpres, reputasi kepolisian yang luar biasa banyak jadi tertutup.

Dalam posisi netral, kalau nanti Jokowi kalah, polri tak harus ikut menanggung beban kekalahan itu. Terutama ketika berhadapan dengan eforia rakyat yang merayakan kemenangan. Rakyat di kota-kota besar di seluruh Indonesia berencana akan merayakan kemenangan itu. Pesta kambing guling dan sejenisnya sedang dipersiapkan rakyat menyambut kemenangan mereka atas Jokowi.

Dalam situasi kali ini, apa yang dilakukan Kapolri adalah langkah smart, cermat, cepat dan tepat. Tabik Pak Kapolri. Anda hebat!

Sikap netral polri ditunjukkan dengan mengirimkan telegram kepada seluruh jajaran kepolisian agar netral. Tak boleh ikut salam satu atau dua jari, tak boleh pula bantu memasang gambar paslon tertentu, apalagi ikutan mengawal bagi-bagi sembako. Ini instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Keren habis!

Polri juga membatalkan acara Millenial Road Safety Festival (MRSF) yang rencananya akan diadakan tanggal 31 Maret nanti. Acara ini diundur sampai selesai Pilpres 17 April. Alasannya? Khawatir disusupi kampanye Pilpres. Tentu, publik tahu siapa yang berpotensi untuk berkampanye disitu. Sekali lagi, keren Pak Tito. Langkah yang patut diacungkan sepuluh jari.

Tinggal sekarang rakyat mesti bersama-sama polisi amankan pemilu, awasi agar jujur dan adil. Rakyat dan polisi bahu membahu untuk menghalau semua bentuk kecurangan. Bantu dan dorong polisi untuk bersikap tegas kepada para pelaku kecurangan.

Tempel terus petugas kepolisian, dan pastikan mereka menjalankan instruksi Kapolri.  Bila perlu, buat tim kecil di setiap TPS yang terdiri dari rakyat, polisi, TNI dan Bawaslu. Ada kecurangan, tangkap! Lalu serahkan kepada polisi untuk memprosesnya. Ayo Pak Polisi, rakyat bersamamu!


Tony Rosyid
Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya