Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

Pemilu Damai Butuh Komitmen Aparat

SENIN, 25 MARET 2019 | 20:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kehadiran pemilu yang damai sangat dinantikan seluruh rakyat Indonesia. Dibutuhkan komitmen dari kontestan pemilu dan peran aparat penegak hukum dalam mewujudkan hal tersebut.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menjelaskan bahwa keterlibatan aparat penegak hukum sangat berpengaruh dalam menciptakan pemilu damai.

“Kita kan mau damai-damai saja, tetapi kalau aparat mempunyai sikap yang tidak menghadirkan kedamaian, misalnya dengan berlaku tidak adil, maka akan memiliki dampak,” ucapnya dalam diskusi di Media Center Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (25/3).


Politisi senior PKS itu menyatakan bahwa kedamaian bukan suatu hal yang abstrak, melainkan nyata dan harus bisa diwujudkan. Kedamaian pemilu, sambungnya, sangat erat kaitannya dengan pelaksanaan pemilu yang jujur dan adil (jurdil).

“Kalau semuanya melakukan jurdil, maka hasilnya akan terjadi damai, karena tak ada yang merasa dianaktirikan, dipinggirkan, dan kemudian dilebih-lebihkan hingga menghadirkan semacam kecemburuan di lapangan,” tegas politisi PKS itu.

Sebagai orang yang berada di barisan oposisi, HNW berharap agar petahana bisa memainkan peran jujur dan adil itu. Sebab hanya dengan begitu, pemilu yang berkualitas menjadi semakin bisa diwujudkan sesuai dengan kaidah demokrasi.

“Dengan cara itu demokrasi akan selamat dan tidak berubah menjadi democrazy. Harusnya kita semakin baik dan tidak malah semakin jauh dari prinsip-prinsip demokrasi,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya