Berita

Berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) keagamaan se-Indonesia melakukan deklarasi Pemilu damai/ RMOL

Politik

Deklarasi Pemilu Damai, Ormas Keagamaan Se-Indonesia Tak Mau Indonesia Pecah

JUMAT, 22 MARET 2019 | 20:34 WIB | LAPORAN:

. Berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) keagamaan se-Indonesia melakukan deklarasi Pemilu damai. Hal itu guna memastikan pesta rakyat lima tahunan berjalan sebagaimana mestinya.

Sekretaris Umum Lembaga Persahabatan Umat Islam (LPOI), Lutfi A Tamimi menyatakan, semua ormas keagamaan tak akan menolerir perilaku yang mengancam keamanan Pemilu.

"Kami tidak ingin negara ini hancur seperti negara-negara lain," tegasnya di Kantor LPOI, Jakarta Pusat, Jumat (22/3)..


Selanjutnya, Lutfi pun membacakan lima poin deklarasi. Berikut isi deklarasinya;

1. Pemilihan umum adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memilih wakil-wakil rakyat, Presiden dan wakil presiden, yang dilaksanakan secara langsung,
umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam negara kesatuan republk
Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.

2. Penyelenggara pemilihan umum, yaitu KPU, Bawaslu, dan DKPP adalah
institusi terpercaya yang akan bertindak adil, jujur, objektif, dan
profesional.

3. Peserta Pemilihan Umum wajib mentaati ketentuan peraturan perundang
undangan, khususnya larangan melakukan kampanye dalam bentuk apapun di rumah-rumah ibadah, tidak melakukan politik uang dan hoaks, serta siap menerima keputusan hasil pemilihan umum.

4. Umat beragama yang telah memiliki hak pilih berkewajiban menggunakan
hak pilihnya dalam pemilihan umum.

5. Kami mendukung Polri dan TNI untuk menjamin pelaksanaan pemilihan
umum yang damai, aman, dan beradab.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, hadir berbagai petinggi organisasi keagamaan. Di antaranya adalah LPOI selaku tuan rumah, Al Irsyad Al Islamiyyah, Persatuan Islam (Persis), Nahdatul Ulama (NU), Syarikat Islam Indonesia, Mathla'ul Anwar, Al-Jamiyatul Washliyah, Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Al Ittihadiyah, Az-Zikra, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Ikatan Dai Indonesia (IKADI), Persatuan Umat Islam (PUI), HBMI.

Kemudian Nahdlatul Wathan, Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin), Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Persatuan Gereja Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), serta Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya