Berita

Iwan Setiawan/Net

Nusantara

Relawan Jokowi Akan Hadapi Sendiri Laporan Gubernur Kaltara Ke Polisi

JUMAT, 22 MARET 2019 | 20:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Suhu politik di Kalimantan Utara (Kaltara) kian memanas. Iwan Setiawan, jenderal lapangan relawan pemenangan Jokowi-Ma’ruf dilaporkan ke Polda Kaltara. Tak tanggung-tanggung, kader PDIP Kota Tarakan itu dilaporkan Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie.

"Jika kritikan dianggap sebuah ujaran kebencian, maka bubarkan saja Negara ini. Akan saya hadapi sendirian gerakan pembungkaman terhadap hak konstitusional rakyat untuk mengkritik pemimpinnya," tegas Iwan Setiawan di akun Facebook menanggapi berita pelaporan dirinya, Jumat (22/3).

Iwan Setiawan memang trengginas. Pendukung fanatik Presiden Joko Widodo ini nyaris tak kenal takut. Dia secara terbuka berani mengkritik kebijakan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie. Mulai dari pengangkatan pejabat dilingkungan Pemprov Kaltara, hingga menginisiasi gerakan #gantigubernur. Bahkan, setiap postingan Iwan Setiawan yang juga Ketua Relawan OKE ini selalu menjadi viral.


Rupanya, kritikan Iwan Setiawan di media sosiali itu membuat orang nomor satu di Kaltara itu tersinggung berat. Bahkan Irianto menuding Iwan Setiawan telah menyebarkan fitnah.

"Kami telah melaporkan IS ke Polda Kaltara, atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian, penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan dan fitnah yang ditujukan kepada Gubernur Kalimantan Utara," tegas Zamrony selaku kuasa hokum Sahabat Irianto Lambrie.

Bisa dipastikan Iwan Setiawan bakal dijerat pasal berlapis. Mulai Pasal 45A ayat (2) UU 11/2008 Juncto UU 19/2016 juncto Surat Edaran Kepala Kepolisian Negara Nomor SE/6/X/2015 Tahun 2015 tentang Penanganan ujaran Kebencian (Hate Speech). Pengacara dari kantor Integrity Law Firm (Indrayana Centre for Government, Society and Constitution) ini juga melaporkan Iwan atas tuduhan penghinaan dan pencemaran nama baik.

Bagaimana kelanjutan dari episode konflik antara Irianto Lambrie melawan mantan tim suksesnya itu. Apakah akan berlanjut ke meja hijau? Atau berakhir damai? Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Kaltara belum menindak lanjuti laporan pengacara Sahabat Irianto Lambrie tersebut.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya