Berita

Sandiaga Uno debat cawapres/Net

Politik

Fahira Dukung Sandi Wujudkan KTP Benar-benar Jadi "Kartu Sakti"

SENIN, 18 MARET 2019 | 13:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gagasan Cawapres Sandiaga Uno pada debat Pilpres ketiga tadi malam yang akan memaksimalkan fungsi KTP Elektronik sebagai kartu tunggal untuk mendapatkan berbagai bantuan dan pelayanan mulai dari jaminan sosial, kesehatan, pendidikan dan lainnya adalah sebuah keniscayaan.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komite I DPD RI Fahira Idris dalam keterangan tertulis, Senin (18/3).

Menurut Fahira, ini karena memang tujuan dari mega program KTP-el yang menghabiskan anggaran trilunan rupiah bukan sekedar hanya sebagai identitas diri tetapi juga menjadi "kartu sakti" untuk memudahkan rakyat mendapatkan berbagai bantuan dan pelayanan dari negara.


Diungkapkan, sudah saatnya KTP-el yang diimplementasikan sejak 2011 dimaksimalkan fungsinya tidak hanya sebagai identitas diri tetapi juga sebagai kartu tunggal yang dapat digunakan masyarakat untuk mendapatkan berbagai bantuan dan pelayanan publik dari negara.

"Jadi idealnya, kita tidak perlu lagi menerbitkan berbagai kartu baru karena fungsi-fungsi tersebut sudah mampu dilakukan oleh KTP-el yang memang dirancang sebagai kartu multiguna. Tinggal bagaimana pemerintahan ke depan mengembangkan dan memaksimalkan kecanggihan kartu ini untuk memudahkan rakyat mendapat bantuan dan pelayanan publik yang prima," ujar Fahira.

Jelas dia, chip yang ada di KTP-el mampu memuat data. Layaknya sebuah komputer mini, e-KTP mampu menyimpan data mulai dari tanda tangan digital, pasfoto, dan sidik jari, foto wajah dan iris mata. Keunggulan lain KTP-el juga memiliki kemampuan memproses berbagai data jika dihubungkan dengan alat pembaca kartu atau card reader dan tersambung ke pusat data kependudukan nasional.

"Kenapa kecanggihan KTP-el ini tidak dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga kita tidak perlu lagi menerbitkan berbagai kartu yang sebenarnya fungsinya bisa dilakukan oleh KTP-el yang memang dirancang sebagai kartu multiguna. Selama empat tahun terakhir ini, inisiatif memaksimalkan fungsi KTP-el, saya lihat belum ada. Oleh karena itu, harus segera dimulai menjadikan KTP-el sebagai kartu yang benar-benar "sakti"," kata Senator Jakarta itu.

Ke depan, lanjut Fahira, KTP-el memang harus menjadi kartu tunggal bagi seluruh rakyat Indonesia untuk seluruh keperluannya, dari sejak lahir hingga meninggal dunia.

Oleh karena itu, fokus pemerintahan ke depan, siapapun yang memimpin republik ini, adalah bagaimana mengembangkan dan memaksimalkan kecanggihan KTP-el untuk efektifitas dan efisiensi pelayanan publik dan bantuan sosial, bukan malah menerbitkan kartu-kartu baru lagi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya