Berita

Gubernur Anies Baswedan/RMOL

Nusantara

Serahkan Laporan Keuangan, Anies Ingin DKI Pertahankan Opini WTP

JUMAT, 15 MARET 2019 | 17:38 WIB | LAPORAN:

Gubernur Anies Baswedan menyerahkan laporan keuangan Provinsi DKI Jakarta tahun 2018 ke Badan Pemeriksa Keuangan.

Anies menyerahkan laporan keuangan 16 hari lebih awal dari batas akhir 31 Maret 2019.

"Dalam laporan keuangan itu kita sampaikan bahwa cakupannya adalah anggaran kita tahun 2018 sebesar Rp 82,26 triliun, dan juga laporan aset sebesar Rp 497,43 triliun. Penyampaian laporan keuangan hari ini lebih awal dibandingkan deadline-nya," jelas Anies di Kantor BPK Perwakilan Jakarta Raya, Jumat (15/3).


Menurut Anies, salah satu permasalahan dalam menyelesaikan laporan keuangan adalah mengenai pendataan aset. Hal itu pun disiasati dengan bekerja keras untuk menyelesaikan. 

"Permasalahan aset ada banyak, misalnya ada laporan, ada catatannya tetapi barangnya tidak ternotaris dengan baik. Atau sebaliknya ada barangnya tapi tidak tercatat atau ada barangnya ada catatannya tapi ada selisihnya. Jadi variasinya banyak, pekerjaan rumahnya banyak, inventarisasi atau pencatatan ulang," paparnya.

Dari pelaporan tersebut, Anies berharap Pemprov DKI kembali meraih gelar Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK seperti pada 2017 lalu.

"Tahun ini kita berikhtiar keras untuk bisa mempertahankan status opini WTP tersebut. Tim di DKI bekerja all out siang malam untuk bisa menyelesaikan dengan baik, khususnya pada aspek aset," harapnya.  

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya