Berita

Nenek Kasmuah/RMOLJ atim

Nusantara

Nenek Kasmuah, Potret Kesenjangan Di Desa Kelahiran Bupati Gresik

KAMIS, 14 MARET 2019 | 16:40 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Nenek Kasmuah yang kondisi matanya hampir buta hidup sebatang kara, dan tidak pernah menerima bantuan Pemerintah. Ironisnya, ia tinggal bertetangga dengan Bupati Gresik yang menjabat dua periode.

Potret kesenjangan sosial itu yang dialami Mbok Kasmuah (71), begitu dia biasa disapa, warga RT03 RW01 Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Perempuan renta dengan kondisi mata rabun dan nyaris buta itu, hidup sebatang kara tanpa sanak saudara atau keluarga yang menemani.

"Di sini saya hidup sendiri. Anak saya satu tapi sudah menikah. Dia memilih tinggal bersama keluarganya. Untuk keperluan makan sehari-hari saya dikirimi anak saya," ujarnya seperti dilansir RMOL Jatim, Kamis (14/3).


Memperhatikan kehidupan keseharian Mpok Kasmuah, jauh dari standar hidup layak. Rumah yang ditempatinya, kondisinya sangat memprihatinkan. Dinding rumah itu terbuat dari bambu yang terlihat sudah lapuk. Sedangkan, genting atap bangunan itu kondisinya porak poranda.

Tak pelak, jika hujan turun, bagian dalam rumah menjadi becek dan tergenang air. Kondisi bertambah parah karena lantainya hanya berupa tanah tanpa papan atau keramik.

Kondisi Mbok Kasmuah ini kontras dengan program  pengentasan kemiskinan marak yang digembar-gemborkan oleh Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Mbok Kasmuah tidak pernah sekalipun mendapatkan bantuan. Keberadaannya pun seolah-olah tidak diakui pemerintah.

“Saya belum pernah dapat bantuan, dalam bentuk apapun dan dari manapun,” aku Kasmuah.

Hal itu bukan tanpa alasan, sebab nama nenek renta itu tidak terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH). Ia tidak punya kemampuan untuk mengurus administrasi. Termasuk program bedah rumah yang sudah bertahun-tahun dilakukan pemerintah.

Ironisnya, Mbok Kasmuah merupakan tetangga satu desa dengan Sambari Halim Radianto, Bupati Gresik yang telah menjabat hampir 2 periode ini. Sambari juga warga Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, desa yang sama dengan Mpok Kasmuah.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya