Berita

Daddy Rohanady/RMOLJabar

Nusantara

Dewan Akui Bandara Kertajati Tidak Optimal

KAMIS, 14 MARET 2019 | 15:54 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Penilaian banyak pihak tentang Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati yang tidak berfungsi secara maksimal diamini Dewan Perwakilan Rakyat Dearah (DPRD) Jawa Barat.

Belum adanya akses jalan tol langsung menuju bandara internasional tersebut serta masih beroperasinya Bandara Husein Sastranegara, Bandung, salah satu penyebabnya.

"Kalau kita balik ke belakang, setting awalnya kan Kertajati  diharapkan maksimal jika dia punya Tol Cisumdawu. Nah sekarang akses sementara yang kita punya cuman Tol Cipali. Jadi dengan sendirinya karena akses itu pasti juga berkurang pada peminat," jelas Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Daddy Rohanady seperti dilansir RMOL Jabar, Kamis (14/3).


Daddy mengatakan, terdapat faktor lain yang menyebabkan Bandara Kertajati tidak berfungsi secara maksimal adalah masih berlangsungnya penerbangan komersil di Bandara Husein Sastranegara Bandung.

"Masih ada enklave di Husein Sastranegara, bandara enklave ini punya TNI, tapi ada komersialnya. Seandainya volumenya ditutup, khusus dipakai untuk bandara TNI AU saja dan komersialnya dipindahkan ke Kertajati pasti lebih maksimal," sambung Daddy.

Daddy menambahkan, kondisi itu yang menyebabkan volume besar yang sudah dibangun di Bandara Kertajati saat ini menjadi sia-sia. Bahkan, sekitar 10 rute penerbangan menjadi mati karena tidak ada peminat.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya