Berita

Kapal Trawl Terbakar/RMOL Bengkulu

Nusantara

Seteru Antar Nelayan, Dua Kapal Trawl Dibakar

KAMIS, 14 MARET 2019 | 14:40 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pertikaian antara nelayan tradisional dengan nelayan yang menggunakan trawl (pukat harimau) di Bengkulu kembali pecah. Dalam insiden terbaru, setidaknya ada dua kapal trawl milik nelayan dibakar massa.

Diungkapkan Korlap Nelayan Tradisional Bengkulu, Rahmat, pembakaran dua kapal trawl itu berawal dari kegelisahan para nelayan tradisional akibat masih banyaknya nelayan yang mengunakan trawl atau pukat harimau dalam menangkap ikan.

"Kejadian penangkapan dan pembakaran ini berawal dari masyarakat yang sudah gerah dengan ulah para nelayan trawl. Akhirnya hari ini kita turun semua ke laut dan terjadilah bentrok dengan nelayan yang menggunakan trawl di sekitar Pantai Panjang," terang pria yang akrab disapa Joker itu, seperti dilansir RMOL Bengkulu, Kamis (14/3).


Dalam peristiwa itu,  setidaknya ada dua kapal trawl yang dibakar massa. Sementara lima orang anak buah kapal (ABK) trawl beserta barang bukti turut diamankan.

"Sebenarnya tadi ada enam kapal trawl, tapi dengan keterbatasan kita akhirnya cuma dua yang bisa kita amankan. Untuk ABK ada 5 orang, sudah diamankan pihak kepolisian," tambah dia.

Terhadap insiden ini, Kapolres Bengkulu, AKBP Heru Prianggodo menghimbau kepada para nelayan untuk saling menahan diri. Ia  menegaskan jika permasalahan tersebut akan segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

"Kita himbau kepada para nelayan, baik itu tradisional ataupun yang menggunakan trawl untuk saling menahan diri. Kita akan segera tindaklanjuti," tandas Heru.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya