Berita

Ketua KPU Arief Budiman/RMOL

Politik

KPU: Penduduk Yang Tidak Tahu Tanggal Lahir Gunakan 31 Desember

RABU, 13 MARET 2019 | 20:38 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi II DPR RI, Komisi Pemilihan Umum dicecar soal dugaan daftar pemilih tetap (DPT) fiktif terkait kesamaan nama dan tanggal lahir.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Arief Budiman menyatakan bahwa pihaknya sudah mengecek dalam database.

"Tadi ditayangkan adanya daftar pemilih tetap yang bertumpuk pada tanggal 1 Juli, 31 Desember dan 1 Januari. Saya sudah mengecek ke dalam database kita, di Indonesia banyak penduduk yang tidak tahu tanggal lahirnya lalu menggunakan 31 Desember. Dari tahun 70an sampai awal 90an itu banyak menggunakan tanggal 31 Desember," jelasnya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (13/3).


Menurutnya, penduduk yang menggunakan tanggal 31 Desember berjumlah banyak dan itu sesuai dalam kebijakan KPU. Sedangkan untuk tanggal 1 Juli masih diidentifikasi.

"Kira-kira yang ada di database kita penduduk yang menggunakan tanggal kelahiran 31 Desember itu kurang lebih 5,6 juta kemudian yang menggunakan data 1 Juli kurang lebih 10,3 juta," ujar Arief.

"Kemudian yang menggunakan 1 Januari kurang lebih 2,6 juta. Itu yang ada di database kita, kurang lebih angkanya sebesar itu," jelasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya