Berita

Mentan Amran Sulaiman/Net

Nusantara

Mentan Imbau Pembaca Doa Dalam Acara Negara Dari Kalangan Ustaz, Bukan Pegawai

RABU, 13 MARET 2019 | 19:34 WIB | LAPORAN:

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyinggung pembaca doa panggilan yang biasa berdoa dalam acara-acara seremonial pemerintah.

Hal ini ia kemukakan dalam acara pelepasan ekspor komoditi pertanian Sulawesi Selatan (Sulsel) senilai Rp 852 miliar, sekaligus peluncuran I-MACE (Indonesian Map of Agricultural Commodities Exports) atau Peta Komoditas Ekspor Pertanian Indonesia oleh Badan Karantina Pertanian (BKP) di Kawasan Industri Makassar, Rabu, Rabu (13/3).

Menurut Amran, sebaiknya pembaca doa jangan berasal dari kalangan pegawai. Perlu memanggil orang khusus untuk berdoa. Pemuka agama setempat dipanggil untuk membantu berdoa.


"Kami naik ojek, ini kami lakukan untuk petani-petani Indonesia, khususnya Sulsel. Kami mencintai mereka. Tapi tolong karantina aku kritik sedikit. Karantina bapak kepala badan, tolong biaya kantor sudah oke, revisi anggaran, refokusing anggaran sudah oke," kata Amran.

"Ada satu yang kami tegur tadi baca doa janganlah (pegawai), ambil saja kiai daerah sini untuk baca doa, masa yang baca doa juga ngambil orang karantina, walau doanya bagus. Yang aku pangkas itu biaya MC, biaya seminar. Jangan biaya ustaz yang dipotong," kata Amran.

Terkait hal ini, Amran menganggap untuk berdoa harus dengan ustaz yang bagus bacaan doanya.

"Ini doa jangan dipermainkan, ini hidup hanya sementara, tujuan kita adalah akhirat," tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya