Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Pemerintah Jangan Banyak Alasan, Segera Cairkan Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

RABU, 13 MARET 2019 | 18:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mendesak pemerintah segera mencairkan bantuan kepada warga terdampak gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut Fahri, hingga kini pemerintah belum mencairkan bantuan tersebut lantaran pemerintah pusat masih memerlukan prosedur agar dana tersebut dapat cair dan disalurkan kepada warga korban gempa.

“Saya kira itu harapan kita dan kita ingin sekali agar konsen dengan ini kan uangnya tidak terlalu banyak, paling banyak tadi cuma Rp 1,4 triliun, sisanya itu sudahlah suruh cairkan saja inikan kalau ada gempa gini dalam perspektif pembiayaan, kita sebut ini adalah dukungan sedekah,” ujar Fahri usai rapat teknis bersama Tim Pengawas Gempa Lombok, di gedung DPR, Jakarta, Rabu (13/3).


Menurut Fahri, kondisi para korban yang sekarang masih tinggal di tenda-tenda pengungsian harus segera dibenahi kehidupannya.

“Bantuan kepada masyarakat kita itu harus teralisasi cepat apapun, kan ini situasi darurat orang kena guncangan gempa berapa kali gelombang besar masih banyak yang hidup di tenda dan belum mendapatkan bantuan terutama perumahan itu sangat berbahaya karena musim hujan,” terangnya.

Maka dari itu dengan lantang Fahri meminta kepada pemerintah untuk segera mencairkan uang kepada korban gempa Lombok. “Jangan terlalu banyak kita bicara prosedur karena orang tuh enggak ada prosedurnya orang susah enggak ada prosudurnya. Sudahlah jangan pakai prosedur, cairkan saja, itu yang kita inginkan,” tandasnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya