Berita

Logo Garbi/Net

Politik

Garbi Tidak Dalam Posisi Mendukung Salah Satu Capres

RABU, 13 MARET 2019 | 14:12 WIB | LAPORAN:

Sekretariat Nasional Gerakan Arah Baru Indonesia (Seknas Garbi) berharap Pilpres 2019 bisa berlangsung secara damai, jujur, adil,  dengan iklim yang sejuk dan demokratis tanpa kegaduhan politik.

Garbi ingin rakyat menerima dengan lapang dada siapapun calon presiden yang nanti terpilih.

“Harapan itu mengingat menjelang pilpres ini terjadi polarisasi politik kalau tidak ke kanan dan ke kiri. Selain itu, jangan sampai ada upaya delegitimasi hasil pemilu, dan siapa pun yang terpilih harus diterima seluruh rakyat,” tegas anggota Seknas Garbi, Sutriyono di DPR, Rabu (13/3).


Garbi, kata dia, merasa terpanggil untuk mengawal proses pemilu dan pilpres yang damai dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan tetap dalam NKRI.

“Sehingga hasil pemilu merupakan hasil dari representasi rakyat dan berlangsung kredibel,” sambung anggota Komisi II DPR F-PKS itu.

Sutriyono juga memastikan Garbi tidak dalam posisi memberi dukungan kepada Joko Widodo maupun Prabowo Subianto di pilpres. Agenda Garbi hana ingin mengawal proses pemilu agar damai.

“Garbi hanya ingin kawal pemilu yang damai. Baik sebelum maupun sesudah pemilu,” tegasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya