Berita

Susilo Bambang Yudhyono-Prabowo Subianto/Net

Politik

Ngaco Sebut SBY Tak Punya Prinsip Karena Dukung Prabowo

RABU, 13 MARET 2019 | 00:27 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Petinggi Partai Demokrat merespon keheranan anggota Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar terhadap sikap Susilo Bambang Yudhoyono. Omongan Agum dianggap tidak nyambung alias ngaco.

"Menurut saya Pak Agum itu menarik masa lalu menjadi sebuah yang diikatkan begitu tanpa melihat kenyataan apa yang terjadi. Jadi saya mau katakan itu dua hal yang berbeda dan itu tidak relevan," kata Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan di Komplek DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/3).

Agum sebelumnya menyebut SBY tak punya prinsip. Dalam sebuah diskusi yang rekaman videonya beredar Agum menyebut SBY adalah satu dari tujuh anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang menandatangani pemecatan Prabowo Subianto dari militer. Agum menyebut SBY tak punya prinsip lantaran pada Pilpres saat ini malah memberikan dukungan kepada Prabowo.


Hinca mengingatkan posisi SBY saat dulu aktif di institusi militer dan saat ini sebagai ketum Demokrat merupakan hal yang berbeda.

"Bedakan antara peristiwa yang lalu ketika ada institusi yang kita sebut militer dengan institusi yang hari ini kita sebut partai. Itu dua hal yang berbeda dan nggak bisa ditarik benang lurus seperti itu," tegasnya.

Terkait dukungan Demokrat terhadap Prabowo yang disinggung Agum, Hinca enggan menanggapi.

"Kami rasa nggak perlu tanggapin itu karena ketika kami selesai menandatangani dukungan (Pilpres), selesai urusan itu," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya