Berita

Menhan Ryamizard Ryacudu/Net

Nusantara

Menhan: Kelompok Bersenjata Di Papua Separatis, Bukan Kriminal

SELASA, 12 MARET 2019 | 21:17 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kelompok bersenjata di Papua yang kembali melancarkan aksinya terus menjadi bahan perbincangan publik.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memastikan bahwa mereka mencoba melepaskan Bumi Cenderawasih dari pangkuan Indonesia.

"Sampai bosan dengarnya. Jadi gini ya, itu saya ulangi lagi yang namanya ingin melepaskan diri itu bukan kriminal tapi dia separatis, ada senjata, apalagi bersenjata. Itu harapannya adalah TNI gitu," jelasnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (12/3).


Lanjut Ryamizard, jika sudah tergolong separatis maka TNI bisa mengambil tindak. Namun, dia meminta agar jangan dibenturkan antara tugas TNI dengan kepolisian karena keduanya sudah punya tupoksi masing-masing.

"TNI mengerjakan tugasnya menjaga kedaulatan, menjaga keutuhan negara, menjaga keselamatan bangsa. Jadi kalau kita membantu polisi bersama-sama ya tidak boleh dong, tentara kok menegakkan hukum, itu yang salah," paparnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya