Berita

Nusantara

Seratusan Ribu Orang Sudah Terdaftar Jajal MRT di Ujicoba Perdana

SELASA, 12 MARET 2019 | 14:00 WIB | LAPORAN:

PT MRT Jakarta hari ini melakukan ujicoba publik Kereta MRT (Moda Raya Terpadu), Senin (11/3). Dalam ujicoba publik perdana ini, tercatat 181.209 orang telah mendaftar untuk ikut serta merasakan sensasi menumpang kereta berteknologi canggih ini.

Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT, Muhammad Kamaluddin menjelaskan, 181.209 masyarakat yang terdaftar sebelumnya sudah mendaftarkan diri secara mandiri.

Meski demikian, Kamal mengatakan, pihaknya masih membuka peluang bagi masyarakat lain yang belum mendaftar agar mendaftarkan diri di fase selanjutnya.


“Hingga pukul 20.00 WIB tanggal 10 Maret 2019 lalu, tercatat 181.209 orang telah melakukan pendaftaran. Masih tersisa kuota sebanyak 104.391 orang dari 285.600 orang yang disediakan,” ujarnya.

Kuota yang tersisa, jelas Kamaluddin dapat diambil pada saat pendafaran dibuka kembali pada tanggal 18-22 Marer 2019. “Bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket, dapat mencoba pendaftaran untuk tanggal keberangkatan 18-22 Maret 2019,” jelasnya.

PT MRT Jakarta sendiri sudah menyiapkan sekurang-kurangnya delapan rangkaian kereta Ratangga (tujuh beroperasi dan satu sebagai cadangan) pada uji publik kali ini.

Dia menambahkan, MRT mempunyai sela waktu keberangkatan antar rangkaian-kereta selama 10 menit.

Uji coba ini yang rencananya akan dilaksanakan selama 13 hari terhitung mulai (12/3) sampai (24/3). Dan akan beroperasi dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

MRT Jakarta tahap pertama telah membangun 13 stasiun dan satu depo di sepanjang 15,7 km jalurnya. Trayeknya dari Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia, dengan 16 rangkaian kereta (14 rangkaian beroperasi dan dua sebagai cadangan) yang akan beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 00.00 WIB setiap hari.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya