Berita

Ferry Mursyidan Baldan (dua dari kanan)/RMOL

Politik

BPN: Dunia Internasional Tidak Hormat Pada Pemenang Pemilu Hasil Politik Uang

SELASA, 12 MARET 2019 | 12:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sabdi, Ferry Mursyidan Baldan berpendapat, seandainya pemenang pemilu dihasilkan melalui cara kotor maka martabat pemerintahan itu akan jatuh di mata internasional.

"Seorang Presiden yang dihasilkan dengan cara money politics, maka mata dunia internasional tidak akan pernah lagi hormat kepada pemimpin itu," kata Ferry dalam diskusi publik bertajuk "Tolak Money Politics" di Kantor Seknas Prabowo-Sandiaga, Jl. Cokroaminoto, Menteng, Jakarta, Selasa (12/3).

Selain itu, sambung mantan Menteri ATR ini bahwa politik uang dampaknya bukan hanya kepada suara rakyat yang dibeli, melainkan kerusakannya terhadap proses demokrasi.


Lebih jauh, masih kata Ferry, seorang yang melakukan politik uang sudah tentu berorientasi kepada materi lantaran berpikir bahwa kekuasaan bisa dengan mudah dibeli.

"Mereka bukan berpikir bahwa kekuasaan orientasinya adalah memakmurkan rakyat, tapi mereka tentu berorientasi kepada pemodal," ujarnya.

Di sisi lain, tambah Ferry, saat ini lawan BPN bukan TKN Jokowi-Maruf, melainkan aparatur negara seperti Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pembicara lain dalam dikusi ini, Amien Rais (mantan Ketua MPR), Ledia Hanifa Amaliah (Anggota DPR-PKS), Ferry Juliantono (Waketum Partai Gerindra) dan Haris Rusli Moti (aktivis Petisi 28).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya