Berita

Foto/Net

Politik

Yance Masita, Caleg Masa Bodoh Dari Papua

SENIN, 11 MARET 2019 | 20:29 WIB | LAPORAN:

Banyak cara dilakukan calon anggota legislatif yang bertarung di Pemilu 2019.

Tidak lain untuk meraih simpati dan dukungan masyarakat di daerah pemilihan.

Menghadiri berbagai kegiatan, turun ke sawah, hingga menginap di rumah warga menjadi salah satu cara caleg demi meraih simpati.


Tak lupa mereka menyebar gambar wajah dilengkapi rencana program kerja, visi misi, dan janji politik lewat stiker, baliho, dan spanduk beragam ukuran. Dalam masa kampanye ini, tindakan para caleg biasa disebut jualan kecap.

Yance Masita menjadi caleg yang menarik perhatian publik di jejaring sosial karena pernyataan dan foto pencalegannya.

Bagaimana tidak, caleg DPRD Kabupaten Jayapura Dapil IV dengan bendera Partai Bulan Bintang (PBB) itu tidak menawarkan program kerja apapun.  

Diunggah akun Instagram @masabodohah (Senin, 11/3), Yanse Masita memasang foto dirinya yang mengenakan seragam khas PBB.

Dia hanya menuliskan dua visi misi pada baliho sederhana yang disanggah dengan batang bambu.

1. Saya tidak berjanji apapun di depan masyarakat
2. Kita lihat saja

Aksi Yance Masita membuat warganet heboh. Mereka mengapresiasi permainan kata-kata yang dilakukan caleg nomor urut 2 itu.     

"calegnya mantul," tulis akun @rzkynda01.

"jujur itu baik," timpal @zakyda sambil menambahkan emoticon tepuk tangan dan senyum lebar.

Lain dengan @iampuspit yang mempertanyakan caleg-caleg di ibu kota dan sekitarnya melakukan hal serupa Yance Masita.

"D Jabodetabek Adakah yg bgni?" tanyanya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya