Berita

Foto:Net

Politik

Pancasila Tidak Dipahami, Semuanya Hanya Mengacu Pada Kekuasaan Dan Uang

SENIN, 11 MARET 2019 | 19:26 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Menyoroti etika politik saat ini yang semakin jauh dari nilai-nilai Pancasila membuat bangsa ini semakin gaduh dan terjebak dengan berbagai krisis multidimensi.

Menurut Wakil Ketua DPD Ahmad Muqowam, krisis multidimensi yang paling mendasar adalah permasalahan moral.

"Saya kira tahun 98 sampai hari ini belum selesai multidimensi pada tataran moral itu. Sudah 20 tahun yang lalu kita belum bisa menyelesaikan yang berkaitan multidimensi ini," ungkap Muqowam dalam diskusi publik di Ruang Presroom DPR, Jakarta, Senin (11/3).


Senator asal Jawa Tengah itu menilai masalah moral dalam politik saat ini malah semakin menggila kerusakannya. Maraknya politik uang menjadi salah satu indikator kehancuran tataran moral tersebut.

"Krisis moral yang terjadi dalam lingkup yang luas ini luar biasa," tegasnya.

Muqowam menyebut hal itu bisa terjadi karena saat ini masyarakat dan para elit politik meninggalkan ajaran Pancasila. Semuanya hanya mengacu pada kekuasaan dan uang.

"Karena ketidakpahaman masyarakat mengenai ideologi bangsa. Pancasila sebagai sebuah acuan moral kita tidak dipahami oleh masyarakat," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya