Berita

Rakernas Bravo 5/RMOL

Politik

Relawan Bravo 5 Bertekad Menangkan Jokowi-Maruf Di Semua Provinsi

SENIN, 11 MARET 2019 | 17:32 WIB | LAPORAN:

Rapat Kerja Nasional Relawan Bravo 5 yang berlangsung selama tiga hari di Hotel March, Jakarta secara resmi ditutup oleh Jenderal (Purn) Fachrul Razi, Minggu kemarin (10/3).

Hasil rakernas, Bravo 5 bertekad membantu pasangan capres Joko Widodo-Maruf Amin untuk memenangkan pilpres di semua provinsi. Termasuk wilayah-wilayah yang selama ini dianggap sebagai lumbung suara pasangan rival seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Barat dan Riau.

Terkait upaya pemenangan itu, Fachrul Razi meminta para relawan Bravo 5 untuk lebih militan dan aktif.


"Lebih militan yang dimaksud adalah tidak takut dan pantang menyerah untuk menyosialisasikan terus paslon kosong satu," ujar ketua umum Relawan Bravo 5 Pusat tersebut.

Fachrul Razi meminta militansi tersebut harus ditunjukkan dengan tanpa canggung memasang alat peraga kampanye di daerah yang dianggap sebagai pusat kekuatan lawan.

Dia mengakui bahwa alat peraga kampanye paslon 01 masih lebih sedikit dibanding paslon 02. Karena itu, pemasangan alat peraga kampanye harus lebih massif sejak sekarang.  

Sementara, untuk lebih aktif lagi, Fachrul Razi juga meminta semua relawan memanfaatkan sisa waktu yang tersedia untuk aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat sambil menyosialisasikan pasangan Jokowi-Maruf.

"Kehadiran tim relawan yang simpatik di setiap kegiatan masyarakat akan membuat masyarakat lebih simpatik," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan, meski berdasarkan hasil berbagai survei pasangan Jokowi-Maruf sudah unggul di semua provinsi, para relawan Bravo 5 agar tidak berpuas diri.  

"Berdasarkan survei yang dipercaya, paslon kosong satu sebenarnya sudah unggul hampir di semua provinsi. Tapi jangan lengah, Bravo 5 harus terus turun ke bawah lagi untuk mendekati masyarakat," ujarnya.   

Luhut meminta semua relawan Bravo 5 bekerja bersama untuk mempertahankan apa yang sudah tergambar dalam survei menjadi yang sebenarnya pada 17 April mendatang.   

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya