Berita

Gedung DPR di Senayan/Net

Politik

Sembilan Parpol Diprediksi Lolos Ke Senayan, Tidak Ada Wajah Baru

SENIN, 11 MARET 2019 | 09:59 WIB | LAPORAN:

. Partai baru diprediksi sulit lolos ke Senayan, karena survei membuktikan bahwa hanya partai lama yang dapat melampaui ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar 4 persen. Hal itu sebagaimana survei yang dilakukan oleh Voxpol Center Research and Consulting baru-baru ini.

Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago menjelaskan, pihaknya baru-baru ini menyelenggarakan survei nasional terkait tingkat elektabilitas partai. Dari 16 partai politik peserta Pemilu 2019, hanya sembilan parpol berpotensi lolos ambang batas parlemen.

Parpol yang lolos PT antara lain, PDIP (26,5 persen), Partai Gerindra (14,2 persen), Partai Golkar (10,6 persen), PKB (8,4 persen)., Partai Demokrat (6,7 persen).


Kemudian, Partai Demokrat (6,7 persen), Partai Nasdem (5,5 persen), PKS (4,9 persen), PAN (4,5 persen), dan PPP (4,1 persen).

"Dengan demikian akan ada tujuh partai politik yang kemungkinan gagal melewati PT, di antaranya ada tiga partai lama dan empat partai baru," kata Pangi dalam keterangan kepada redaksi, Senin (11/3).

Yaitu, Partai Perindo (3,5 persen), Partai Hanura (1,1 persen), PBB (0,8 persen), Partai Berkarya (0,7 persen), PSI (0,5 persen), PKPI (0,4 persen) dan Partai Garuda (0,3 persen). Sementara yang belum memutuskan pilihan (undecided voters) masih di angka 7,3 persen.

"Data di atas menunjukkan bahwa belum ada satu pun partai baru yang berhasil melampaui ambang batas parlemen PT 4 persen itu artinya parlemen masih akan dikuasai partai wajah lama," pungkasnya.

Voxpol Center mengadakan survei pada 24 Februari 2019 sampai 6 Maret 2019. Survei dilakukan melalui pemilihan responden secara acak atau multistage random sampling. Adapun tingkat kesalahan alias margin of error lebih kurang 2,98 persen dengan melibatkan 1.220 responden di seluruh provinsi di Indonesia. Para responden berusia 17 tahun ke atas.

Tingkat kepercayaan survei ini mencapai 95 persen. Setiap responden terpilih diwawancarai dengan metode wawancara tatap muka (face to face) oleh pewawancara yang terlatih secara khusus. Quality control dilakukan dengan mendatangi kembali (rekonfirmasi) 20 persen sampel responden yang ada kemudian terpilih secara acak (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan secara berarti.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya