Berita

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Maruarar Sirait, dan Jenderal Pol Tito Karnavian/TKN

Politik

Influencer TKN Yakin TNI-Polri Jaga Netralitas

SENIN, 11 MARET 2019 | 08:29 WIB | LAPORAN:

Selama empat tahun pemerintahan, Presiden Joko Widodo membangun TNI menjadi tentara yang kuat sehingga sangat diperhitungkan di kawasan. Di saat yang sama, Jokowi juga memperkuat Polri di dalam negeri.

"Jokowi berhasil membangun TNI dan Polri," kata influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Maruf Amin, Maruarar Sirait.

Menurut Maruarar, sebagaimana disampaikan dalam rilis hasil survei Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) di kantor SMRC, saat ini TNI dan Polri pun menjadi dua kekuatan yang sangat solid. Keduanya kompak dalam menjaga NKRI dalam segala bentuk ancaman terhadap Pancasila.


Maruarar juga memastikan kekuatan TNI dan Polri adalah satu hal. Sementara netralitas TNI dalam penyelanggaraan Pileg dan Pilpres adalah hal lain.
Dalam artian, tidak ada kaitan antara kebijakan Jokowi membangun TNI dan Polri yang kuat dengan ketidaknetaralan dalam Pilpres dan Pileg.

"Kita tak terbiasa gunakan TNI dan Polri sebagai alat memenangkan pertarungan politik. Kita juga tidak menghalalkan segala cara. Kita mau menang bermartabat, dan kita percaya TNI dan Polri netral dalam pemilu," tegas Maruarar.

Maruarar menambahkan bahwa kepercayaan rakyat pada TNI sangat tinggi sebagaimana terekam dari berbagai hasil survei. Pun demikian dengan kepercayaan pada Polri di bawah Kapolri Tito Karnavian yang juga meningkat.

Di saat yang sama, Maruarar meminta KPU dan Bawaslu terus menjaga kredibilitas di mata publik. Karena itu, KPU dan Bawaslu harus menjalankan aturan dengan sunguh-sungguh. Sebab aturan penegakan hukum sudah ada, tinggal serius dalam melaksanakannya.

"Kalau ada pelanggaran Pemilu, umumkan saja pada publik. Siapa yang salah dan apa salahnya. Tak boleh tebang pilih," demikian Maruarar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya