Berita

Foto/RMOLJatim

Nusantara

Izin Kurang Lengkap, Panitia Konser Solidaritas Ahmad Dhani Minta Maaf

MINGGU, 10 MARET 2019 | 21:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Panitia Konser Solidaritas Ahmad Dhani meminta maaf kepada calon penonton atas pembatalan yang terjadi.

"Mohon maaf yang sangat kepada panitia dan sahabat-sahabat Dhani yang telah support konser ini dengan semangat 45. Saya dengan sangat mohon maaf, hari ini konser kita tunda," kata Didik Darmadi selaku ketua panitia Konser Solidaritas Ahmad Dhani saat konferensi pers di Grand City Surabaya, Minggu (10/3).

Didik menjelaskan, karena akan dihadiri calon wapres Sandiaga Uno, panitia kemudian mengurus perizinan ke Polda Jawa Timur.


"Biasanya kita izin itu yang biasanya kita lakukan kalau Bang Sandi atau Pak Prabowo datang, tidak melalui polrestabes tapi langsung ke Polda Jatim," ujarnya.

Namun, panitia harus mengantongi dua izin sekaligus yaitu izin keramaian dari Polrestabes Surabaya dan izin mendatangkan calon wapres dari Polda Jatim.

"Harus ada dua izin, keramaian konser dan pendatangan capres-cawapres. Kemarin saya hanya izin kedatangan cawapres, yang izin konser tidak saya bikin karena saya kira sudah cukup izin dari Polda Jatim soal kedatangan cawapres, ternyata harus ada izin polres soal keramaian," jelas Didik.  

Konser sendiri akan menyajikan penyanyi dan artis yang bernaung di bawah Republik Cinta Management (RCM) milik Ahmad Dhani. Tiket konser juga sudah terjual ratusan lembar.  

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya