Berita

ISIS/Net

Dunia

Turki Dan Rusia Sepakat Patroli Gabungan Di Wilayah Terakhir ISIS

SABTU, 09 MARET 2019 | 14:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Turki dan Rusia meluncurkan patroli bersama di provinsi Idlib, yang merupakan benteng besar terakhir oposisi Suriah di negara itu.
 
Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan bahwa operasi itu mengikuti kesepakatan yang dibuat pada bulan September tahun lalu yang bertujuan mencegah pemerintah Suriah melancarkan serangan terhadap Idlib yang merupakan rumah bagi hampir tiga juta orang.
 
Provinsi Idlib sendiri adalah wilayah utama terakhir yang dipegang oleh pemberontak Suriah dan dikendalikan oleh Hay'et Tahrir al-Sham (HTS), yang sebelumnya berafiliasi dengan al-Qaeda.
 

 
Menurut perjanjian itu, pasukan Rusia akan berpatroli di tepi provinsi yang dikuasai pemberontak sementara tentara Turki akan beroperasi di zona demiliterisasi.
 
"Ada pembatasan penggunaan ruang udara wilayah Idlib dan Afrin tetapi ini telah dicabut mulai hari ini," kata Akar, seperti dimuat Al Jazeera.
 
Dia menambahkan bahwa patroli itu menandai langkah penting untuk kelanjutan gencatan senjata dan menjaga stabilitas di Idlib.
 
"Kerja sama kami dengan Rusia telah meningkat. Kami melihat ini sebagai langkah signifikan untuk kelanjutan gencatan senjata dan memastikan stabilitas," tambahnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya