Berita

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA Lenny N. Rosalin/RMOL

Nusantara

Orang Tua Dan Kepala Daerah Berperan Besar Kurangi Perkawinan Di Bawah Umur

JUMAT, 08 MARET 2019 | 18:04 WIB | LAPORAN:

Peran orang tua dan kepala daerah sangat penting dalam mencegah terjadinya peningkatan perkawinan di bawah umur, khususnya akibat hamil di luar nikah.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lenny N. Rosalin dalam diskusi 'Peran Pemerintah Pasca Keputusan Mahkamah Konstitusi Tentang Perkawinan Anak' di kantornya, Jakarta, Jumat (8/3).

"Sebagian besar karena sudah hamil duluan, ini edukasinya ke siapa kita harus cari. Kita coba kuatkan sekarang advokasi kita kepada keluarga. Artinya anak itu harus dikasih paham betul bahayanya," jelas Lenny.


Kementerian PPPA juga menekankan pemerintah daerah untuk mendukung langkah afirmatif perkawinan anak dengan memerhatikan dampaknya.

"Kalau bapak (bupati/wali kota) membiarkan perkawinan anak ya risikonya adalah drop out akan naik, wajib belajar bapak tidak akan terpenuhi. Kemudian angka kematian ibu melahirkan, kematian bayi tinggi dan stunting, gizi buruk," papar Lenny.

Jika dibiarkan tentunya kualitas sumber daya manusia akan buruk, sebab tidak akan mampu menciptakan sumber tenaga kerja yang baik.

Data Badan Pusat Statistik pada 2017 mencatat presentase perempuan yang umur perkawinan pertamanya di bawah 18 tahun paling tinggi di Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 39,53 persen, dan terendah di DI Yogyakarta 11,07 persen, sementara angka secara nasional sebesar 25,71 persen.  

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya