Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Di Cimahi, 25 Persen Limbah Industri Mencemari Sungai

JUMAT, 08 MARET 2019 | 09:06 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

. Sekitar 25 hingga 30 persen, faktor limbah industri menjadi penyumbang pencemaran aliran sungai di Kota Cimahi.

"Kalau limbah pabrik ke Sungai Cimancong dan Cibaligo, di daerah selatan, ada sekitar 25-30 persen," ujar Kepala DLH Kota Cimahi, Mochamad Ronny.

Meski limbah pabrik masih menyumbang pencemaran sungai, Ronny mengklaim bahwa setahun ini ada perbaikan kualitas air sungai di Kota Cimahi. Hal ini seiring adanya perbaikan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) industri di Kota Cimahi.


Sebab, kata Ronny, berdasarkan apa yang dilihatnya di lapangan secara kasat mata, air itu tak sehitam tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau dibandingkan setahun lalu, relatif air secara kasat mata lebih baik, karena saya temukan ada biota air, ada impun kecil itu hidup," bebernya.

Dilansir Kantor Berita RMOL Jabar (RMOL Network, Jumat (8/3) untuk meminimalisir aksi buang limbah sembarangan pada malam hari, pihaknya mewacanakan pengawasan di malam hari dengan menambah personel.

"Kita akan ada petugas pengawasan yang bekeja sama dengan Sektor. April setelah pilpres ada tambahan personel untuk pengawasan sungai," tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana juga mengakui bahwa masih ada aliran sungai yang tercemar limbah cair. Hal itu disampaikannya di sela-sela peninjauan ke kawasan industri di Kota Cimahi.

"Mesti diakui, pencemaran aliran sungai itu masih ada. Bisa dilihat dari warna hitam airnya dan bau menyengat," katanya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya