Berita

Andre Hehanusa/Net

Andre Hehanusa Perjuangkan Musik Untuk Persatuan Bangsa

SELASA, 05 MARET 2019 | 08:47 WIB | LAPORAN:

Andre Hehanusa, satu dari sekian banyak musisi yang memilih terjun ke dunia politik. Baginya, meninggalkan dunia musik itu kiamat.  
Justru dengan berpolitik, dia bisa memberdayakan dunia musik kembali.

"Dengan terjun politik, saya tetap memperjuangkan dunia musik agar bisa memberdayakan semangat anak bangsa untuk tetap bersatu," kata Andre Hehanusa seperti dikutip dari RMOL Jatim (RMOL Network).

Bagi Andre, menjadi politikus bukan pilihan utama. Tetapi demi menjaga martabat bangsa dan persatuan agar tetap kuat, profesi apapun harus dikesampingkan.

Bagi Andre, menjadi politikus bukan pilihan utama. Tetapi demi menjaga martabat bangsa dan persatuan agar tetap kuat, profesi apapun harus dikesampingkan.

"Kalau melihat negara dalam bahaya, wajib menjadi generasi pejuang. Lihat saja, DPR lebih mementingkan partai daripada kepentingan nasional. Ini terbukti ketika setiap paripurna jumlah kehadiran anggota sangat minim" lanjutnya.

"Dan ini menurut saya, miris sekali," sambungnya.

Selama ini Andre berusaha menjaga reputasi agar bisa tetap menjaga industri hiburan dengan menghasilkan karya karya gemilang. Ini merupakan perwujudan negara merdeka dengan revolusi budaya.

"Karena fungsi DPR masih kurang, sudah saatnya untuk berubah. Kalaupun ada yang menganggap punya modal populer, tetap harus diimbangi dengan visi misi kebangsaan," imbuhnya.

Maju ke DPR dari PDIP untuk Dapil Surabaya dan Sidoarjo, memang tidaklah gampang. Deretan artis juga siap melaju.

Tetapi, bagi Andre itu bukan menjadi halangan. Terpenting, mau turun ke rakyat untuk menjelaskan kepentingan pemerintah dan menjadi jembatan sosial bagi rakyat miskin.

Salah satu janji Andre jika terpilih. tak lain mendorong RUU Permusikan dan RUU Anak-Anak khususnya anak jalanan dan pengangguran.

"RUU permusikan ini sangat bertentangan dengan kemerdekaan musik dan Seni sebagai budaya yang universal. Jadi, musik harus bisa mempersatukan bangsa," tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya