Berita

Malaysia Airlines/Net

Dunia

Malaysia Terbuka Untuk Opsi Pencarian Baru MH370

MINGGU, 03 MARET 2019 | 19:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Malaysia akan mempertimbangkan untuk melanjutkan pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang lima tahun lalu. Hal itu akan dilakukan jika perusahaan-perusahaan yang tertarik dalam perburuan itu mengajukan proposal yang layak atau petunjuk yang dapat dipercaya.
 
"Jika ada petunjuk yang kredibel atau proposal spesifik, kami lebih dari bersedia untuk melihatnya dan kami siap untuk mendiskusikan dengan mereka proposal baru," Kata Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke seperti dimuat Reuters.
 
Penerbangan MH370, yang membawa 239 orang diketahui menghilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada 8 Maret 2014 lalu.
 

 
Malaysia dan China serta Australia menghentikan pencarian bawah laut di Samudra Hindia selatan pada Januari 2017 setelah tidak menemukan jejak pesawat.
 
Kemudian pencarian dilakukan oleh perusahaan eksplorasi Amerika Serikat Infinity Ocean, berakhir sama pada Mei tahun lalu.
 
Loke menekankan, Malaysia siap memberi penghargaan kepada perusahaan yang mencari MH370 berdasarkan perjanjian "tanpa penemuan, tanpa biaya", yang berarti pembayaran hanya akan dilakukan jika mereka menemukan pesawat.
 
Pemerintah Malaysia telah menawarkan Ocean Infinity hingga 70 juta dolar AS di bawah perjanjian seperti itu untuk pencarian 2018.
 
"Jika mereka dapat meyakinkan kami bahwa teknologi baru dapat lebih efisien dalam hal pencarian, maka kami lebih dari bersedia untuk memulai kembali," demikian Loke.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya