Berita

Peta Afghanistan/Net

Dunia

Serangan Fajar Taliban Di Pangkalan Militer, 23 Tentara Meninggal Dunia

SABTU, 02 MARET 2019 | 18:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setidaknya 23 tentara Afghanistan meninggal dunia dalam serangan di sebuah pangkalan militer di provinsi Helmand di Afghanistan selatan akhir pekan ini (Sabtu, 2/3).

Serangan fajar di pangkalan militer Shorab yang merupakan salah satu instalasi militer terbesar di negara itu berlangsung selama beberapa jam dan diklaim oleh Taliban.

Serangan tersebut adalah upaya ketiga Taliban untuk menyerbu pangkalan itu dalam 48 jam terakhir.


"Operasi telah berakhir, 23 pasukan keamanan tewas, 15 terluka dan 20 pemberontak tewas," kata jurubicara Kementerian Pertahanan Afghanistan, Ghafoor Ahmad Jawed seperti dimuat Al Jazeera.

Amerika Serikat diketahui menasehati dan membantu misi yang bekerja bersama pasukan Afghanistan, juga beroperasi dari pangkalan tetapi di area yang terpisah dari kompleks.

Pasukan Amerika Serikat dan pasukan internasional yang hadir di pangkalan itu aman karena Taliban tidak dapat menembus dinding kompleks mereka.

Bentrokan antara Taliban dan pasukan pemerintah yang didukung oleh pasukan asing belum surut bahkan ketika Amerika Serikat dan Taliban tengah mengadakan pembicaraan di Qatar untuk mencari solusi negosiasi untuk mengakhiri perang panjang Afghanistan.

Pasukan Afghanistan mengambil banyak korban di medan perang. Presiden Ashraf Ghani mengatakan pada Januari bahwa 45.000 anggota pasukan keamanan negara itu telah terbunuh sejak dia menjadi pemimpin pada September 2014.

Serangan berulang-ulang di Camp Shorab, sebuah pangkalan luas yang terletak di tempat yang dulunya adalah Camp Bastion, bekas pangkalan udara Inggris, dan Camp Leatherneck, pangkalan lama Korps Marinir Amerika Serikat di Helmand, telah menggarisbawahi kemampuan Taliban untuk menargetkan instalasi keamanan yang kritis.

Taliban mengatakan para pejuangnya terlibat dalam bentrokan dengan pasukan Amerika Serikat dan Afghanistan di pangkalan Shorab. "Bentrokan hebat berlanjut ketika puluhan anggota pasukan musuh telah terbunuh atau terluka," kata jurubicara Taliban Qari Yousuf Ahmadi dalam sebuah pernyataan. **

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya