Berita

AHY saat jumpa pers/RMOL

Politik

Mandat Baru AHY Pimpin Kampanye Nasional, Bukan Jadi Ketum

SABTU, 02 MARET 2019 | 15:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komandan Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membantah rumor dirinya akan menggantikan sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai ketua umum Partai Demokrat.

AHY memastikan bahwa mandat yang didapatnya sebatas untuk memenangkan Partai Demokrat di Pemilu Serentak 2019.

"Sampai dengan hari ini ketum kami adalah masih Pak SBY. Jadi, kalau kemarin ada polemik di luar sana yang disangkanya sudah ada pergantian ketum Demokrat, belum terjadi, tidak terjadi itu," tegas AHY dalam konferensi pers di Kantor Pusat DPP Demokrat, Jakarta, Sabtu (2/3).


"Saya mendapatkan mandat bukan untuk itu, tapi untuk memenangkan pemilu bagi Partai Demokrat," imbuhnya.

Sementara mengenai mandat baru yang diberikan SBY pada 1 Maret lalu, AHY menyebut bahwa dirinya diminta untuk memimpin kampanye nasional menggantikan SBY.

SBY tidak bisa memimpin kampanye tersebut karena harus menjaga sang istri, Ani Yudhoyono yang mengalami sakit kanker darah dan tengah menjalani perawatan di Singapura.

"Apa bunyi mandat itu? Sudah dijelaskan oleh Sekjen Partai Demokrat, Bapak Hinca Panjaitan dua hari yang lalu terkait dengan pemberian tugas dan tanggung jawab kepada saya, Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Komandan Kogasma untuk bisa memimpin kampanye nasional dalam rangka pemenangan pemilu partai demokrat tahun 2019 ini," tegasnya. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya