Berita

Rahmat Mirzani Djausal/Net

Nusantara

Creativepreneur, Masa Depan Usahawan Muda Kreatif Lampung

SABTU, 02 MARET 2019 | 15:16 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Creativepreneur harus menjadi platform bagi pengembangan pengusaha muda di Lampung. Perlu visi dan infrastruktur administrasi yang mendukung hal tersebut, agar anak muda Lampung yang kreatif dan inovatif terfasilitasi dengan baik.

Demikian pandangan yang disampaikan tokoh muda Bandarlampung Rahmat Mirzani Djausal terhadap menggeliatnya usaha-usaha kreatif yang memanfaatkan teknologi informasi oleh anak muda di Lampung.

Kerja-kerja kreatif mereka terus bermunculan. Terbaru adalah gabungan lima anak muda Lampung yang meluncurkan aplikasi multiple intelligence bimbingan belajar online yang diberi nama SANEDU, kependekan dari Study and Fun Education.


Aplikasi tersebut dapat dengan mudah diakses di telepon selular. Kehadirannya, disebut sebagai angin segar bagi pengembangan creativepreneur di Lampung.

“SANEDU adalah aplikasi bikinan anak muda Lampung yang menjadi gerbang untuk pengembangan creativepreneur dan menghadirkan iklim inovasi. Kerja-kerja kreatif seperti ini harus terus didukung,” ujar Rahmat Mirzani.

Ia menambahkan, creativepreneur sebagai basis pengembangan wirausaha baru, harus lah jelas dan terukur. Selama ini, kerja kreatif dan inovatif anak muda Lampung punya potensi besar, tapi belum terfasilitasi dengan baik. Enterpreneur baru tak akan bisa berkembang, jika arahnya tidak jelas.

Calon Anggota Legislatif DPRD Provinsi Lampung Dapil Bandarlampung itu menambahkan, untuk melahirkan creativepreneur dibutuhkan sistem yang terarah dan terukur melalui kebijakan dan lembaga kreatif provinsi yang mewadahi dan mepromosikannya.

“Pengembangan creativepreneur adalah hal wajib yang menjadi prioritas kita ke depan agar hadir banyak pengusaha kreatif dari Lampung yang sejahtera dan bermanfaat,” tandas dia. **

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya