Berita

Ferdinand Hutahaean/Net

Politik

Militer Isi Jabatan Sipil Bawa Bangsa Mundur Ke Sejarah Kelam

SABTU, 02 MARET 2019 | 15:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penempatan perwira tinggi (Pati) aktif TNI dalam jabatan sipil di kementerian dan lembaga negara merupakan sebuah kemunduran.

Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean bahkan mengingatkan agar wacana itu tidak dikembangkan karena bertentangan dengan UU TNI. Termasuk bisa menarik kembali bangsa ini ke zaman Orde Baru.

"Ini dwi fungsi TNI dan justru membawa bangsa kita mundur ke dalam sejarah kelam bangsa masa lalu. Ini tidak boleh dibiarkan," ujar Ferdinand kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Sabtu (2/3).


Presiden sebagai pucuk pimpinan negeri ini, kata Ferdinand, harus memahami perundang-undangan sebelum menjadikan wacana itu sebagai sebuah produk kebijakan.

"Jokowi kalau mau membuat kebijakan berkaca dulu pada UU-nya, melanggar peraturan UU atau tidak," imbuhnya.

Politisi Partai Demokrat ini pun menyarankan kepada pemerintah untuk menambah jabatan militer, tapi di luar struktural kelembagaan sipil. Hal itu, kata Ferdinand, agar tidak bertentangan dengan UU TNI.

"Misalnya, memekarkan Kodam dan lain-lain, bisa dikaji sedemikian rupa, tetapi tidak menempatkan pejabat TNI di jabatan sipil," pungkasnya. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya