Berita

Narendra Modi/Net

Dunia

Pakistan Bebaskan Pilot India, PM Modi Mengaku Bangga

SABTU, 02 MARET 2019 | 14:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri India Narendra Modi mengaku bangga atas keberanian pilot jet tempur Abhinandan Varthaman yang sempat ditahan Pakistan kemarin.
 
Dikabarkan Al Jazeera, Varthaman dibebaskan Pakistan ke pihak  perwenang India setelah berhari-hari bermusuhan antara negara tetangga tersebut.
 
Dia menyeberang ke India dengan berjalan kaki, dikawal oleh pasukan Pakistan dan diplomat India.
 

 
Proses kembalinya Varthaman di persimpangan perbatasan Wagah-Attari tampak berjalan sesuai rencana, meskipun Pakistan sempat menunda pembebasannya.
 
Ketegangan memuncak antara India dan Pakistan menyusul serangan bunuh diri terhadap konvoi paramiliter India bulan lalu, yang menewaskan 42 tentara di Kashmir yang dikelola India.
 
Serangan bunuh diri, yang paling mematikan dalam 30 tahun konflik Kashmir dan diklaim oleh Jaish-e-Mohammed (JeM) yang berbasis di Pakistan, meningkat menjadi perselisihan besar-besaran antara dua kekuatan nuklir Asia Selatan.
 
Pada 26 Februari, dua belas hari setelah serangan JeM, pesawat-pesawat tempur India membom di dalam wilayah Pakistan, mengklaim telah mengenai sebuah kamp milik kelompok bersenjata dan menghilangkan "banyak pemberontak".
 
Islamabad yang marah, yang menyangkal ada korban dalam pemboman India, melancarkan serangannya sendiri di Jalur Kontrol, perbatasan de facto antara kedua negara di wilayah Kashmir yang disengketakan. **

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya