Berita

Foto:Net

Politik

Mantan Relawan Jokowi Kecam Perusakan Baliho Prabowo-Sandi Di Pati

SABTU, 02 MARET 2019 | 12:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komunitas Relawan Sadar Indonesia (Korsa) meggecam keras tindakan perusakan baliho Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

"Ini tindakan yang memalukan dan merusak pesta demokrasi Pemilu 2019, dan ini suatu tindakan penakut yang nyata," kata Koordinator Pusat Korsa, Amirullah Hidayat, Sabtu (2/3).

Oleh karena itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diminta untuk segera mengusut kasus perusakan alat peraga kampanye tersebut.


"Jika pelaku tidak bisa ditangkap maka kami mencurigai bahwa Bawaslu mulai bermain dalam Pilpres ini," ujar kader muda Muhammadiyah ini.

Amir menilai, perusakan ini bukti bahwa kubu petahana Jokowi-Maruf sudah kekalutan menghadapi Pilpres. Jokowi sudah tidak dipercayai rakyat lagi dan ini menimbulkan ketakutan yang besar.

"Apalagi gerakan 2019 Ganti Presiden sudah membahana dari kota sampai desa di seluruh Indonesia. Dan sudah menjadi kebulatan rakyat untuk memilih Prabowo-Sandi," tambahnya.

Menurut Amir, hal itu membuat pendukung Jokowi gelap mata sehingga melakukan perusakan terhadap atribut sosialisasi Prabowo-Sandi di Pati.

"Apalagi Jawa Tengah diklaim sebagai basis Jokowi, ternyata perlahan tapi pasti masyarakat Jawa Tengah tidak mau lagi memilih Jokowi dan beraling memilih Prabowo," tutup Amir, pendukung Jokowi pada Pilpres 2014.

Relawan Komando Ulama Pemenangan Prabowo-Sandi (Koppasandi) memasang alat peraga kampanye Prabowo-Sandi di wilayah Kecamatan Juwana, Pati.

Puluhan Alat Peraga Kampanye (APK) yang bergambar Prabowo-Sandi di wilayah Kecamatan, Juwana, Kabupaten Pati, dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Perusakan diduga menggunakan cutter.

Adapun baliho yang dirusak merupakan yang dipasang relawan Komando Ulama Pemenangan Prabowo-Sandi (Koppasandi) Kabupaten Pati. APK itu dipasang pada Senin (24/2) namun pada Rabu (27/2) malam, APK sudah bolong. ***

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya